Serang.suara.com - Anak harimau bernama Cenora yang dirawat oleh YouTuber Alshad Ahmad, dilaporkan telah mati di penangkaran milik sepupu Raffi Ahmad itu. Alshad Ahmad mengumumkan kabar tersebut melalui akun Instagram pribadi miliknya.
Sejumlah netizen menyalahkan Alshad Ahmad karena harimau penangkarannya itu mati karena sering dijadikan bahan untuk konten-konten sosial media.
‘KAN YANG MATI BARU 4 EKOR, BUKAN 7 EKOR’ Lantas mau nunggu sampe berapa ekor lagi buat kita aware sama ginian?,” ujar cuitan @andik*** di twitter.
“Ga pernah nonton kontennya, tapi shock sampe 7 anak harimau yang mati,” kata pemilik akun twitter @Led****.
“gmna yaa, harimau kan idupnya di hutan, bukan di youtube. walaupun dia bilang hasil ngeyutub ga nutup uang makan satwanya sebulan (emoticon sedih),” cuit @flko***.
“lu punya duit lu punya harimau, lu punya harimau lu punya adsense,” ujar @rian****.
Sementara itu, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Eri Mildranaya, mengungkapkan bahwa ini bukanlah kali pertama harimau milik Alshad meninggal. Sebelumnya, telah terjadi lima kasus kematian harimau lainnya di penangkaran milik Alshad.
Namun, terkait kasus Cenora, BBKSDA Jabar belum menerima laporan resmi dari Alshad Ahmad atau pihak terkait. Eri menyatakan bahwa hingga tahun 2022, BBKSDA Jabar hanya menerima laporan resmi tentang kematian lima ekor anak harimau.
“Yang kami terima hingga saat ini per 2022 secara resmi laporan terdapat kematian 5 ekor anak harimau," kata Eri, Selasa (25/7/2023).
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia di Eropa yang Berpotensi Pindah Klub Musim Panas Ini
Eri juga menjelaskan bahwa harimau benggala yang ditangkarkan oleh Alshad tidak dilindungi oleh undang-undang tahun 1990. Selain itu, Alshad memiliki izin untuk melakukan penangkaran harimau sesuai dengan aturan Permenhut 19 tahun 2005, yang memperbolehkan penangkaran harimau dengan tujuan perbanyakan.
Dalam postingan Instagram-nya, Alshad Ahmad mengenang Cenora sebagai anak harimau yang cantik, baik, tenang, dan manja. Dirinya merasa sangat berduka atas kepergian Cenora yang baru-baru ini masih terlihat bahagia dan aktif.
"Cenora sayang.. Anak harimau yang cantik, baik, tenang, kalem, selalu bisa nemenin dan jagain adiknya, selalu manja dan sayang banget ke papahnya," terang Alshad Ahmad dalam Instagram miliknya.
"Ga nyangka Cenora pergi secepet ini, kita semua berduka yang mendalam. Padahal kemaren baru kesenengan karena nyobain daging enak ya, baru bisa belajar loncat2, baru kemaren papah ajak mau maen ke Villa biar bisa lari2 yang puas di halaman yang gede," terangnya lagi.
"Selamat istirahat ya sayang, makasih atas kehadiran kamu disini yang selalu bikin kita semua bahagia, happy, terhibur karena lucunya, gemesnya dan tingkah2 kamu. Papah sayang banget sama Cenora," lanjutnya lagi.
Sebagai informasi, hingga saat ini, pihak Alshad belum melaporkan kematian Cenora kepada pihak BBKSDA. Eri menegaskan bahwa Alshad harus segera melaporkan kejadian ini, dan jika tidak melakukannya, pihak BBKSDA akan mendatangi tempat penangkaran Alshad untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
"Kematiannya kan baru, dan memang yang bersangkutan harus segera melaporkan, kita belum tahu alasannya belum melaporkan, kami pasti nunggu laporan tersebut," kata Eri Mildranaya, Selasa (25/7/2023).
Eri juga menekankan bahwa laporan tentang kematian harimau harus disertai dengan hasil pemeriksaan dokter. Informasi tersebut penting untuk memastikan keadaan harimau sebelum meninggal. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Alshad Ahmad Tangisi Anak Harimau Peliharaannya yang Mati, Netizen: Anak Sendiri Ditinggal
-
Geger Harimau Mati Alshad, Begini Izin dan Hukuman Punya Satwa Langka yang Dilindungi
-
Anak Harimaunya Mati, Alshad Ahmad Dihujat Warganet
-
Profil The 1975 Band Lengkap Biodata Genre Musik dan Sejarah Berdiri, Dilarang Tampil di Malaysia dan Dubai
-
Review Film "One Piece" Versi Live Action Tayang Di Netflix Agustus 2023
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?
-
Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya
-
Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
3 Bedak Padat Viva untuk Kulit Kuning Langsat, Lengkap Review Pembeli
-
Laba Bersih Chandra Asri Tembus Rp6,71 Triliun di Semester I-2026
-
Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah
-
Isuzu Tunjukkan Fleksibilitas Kendaraan Niaga di GIIAS 2026, Masuk ke Industri Kreatif
-
Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata