Serang.suara.com - Dalam penjelasannya, seksolog terkemuka, Zoya Amirin, mengungkapkan alasan di balik perilaku perselingkuhan pada pasangan. Ia mengaitkannya dengan kebutuhan untuk menyalurkan fantasi seksual yang tidak bisa diwujudkan dalam hubungan yang ada.
Berdasarkan informasi yang diunggah di akun Tiktok @Raheela.id, Zoya Amirin menjelaskan bahwa alasan utama orang berselingkuh adalah ketidakmampuan untuk mengungkapkan diri, terutama dalam konteks hubungan intim.
"Salah satu alasan paling kuat mengapa orang berselingkuh adalah karena mereka merasa terkekang oleh kewajiban dalam hubungan mereka. Namun, ketika bersama selingkuhan, mereka merasa bebas menjadi versi diri yang berbeda," ujar Zoya.
Zoya Amirin juga menyoroti fakta bahwa banyak orang merasa canggung atau aneh ketika mencoba untuk mengungkapkan fantasi seksual kepada pasangan mereka. Padahal, menurutnya, penting untuk melakukan hal ini agar kehidupan seksual tidak menjadi monoton atau membosankan.
Sementara itu, di sisi lain, hubungan dengan selingkuhan seringkali dapat memenuhi fantasi seksual seseorang. Hal ini menyebabkan orang tersebut merasa lebih nyaman dan puas dengan selingkuhan mereka.
"Alasan mengapa orang berselingkuh? Saya merasa bebas menjadi diri saya yang sebenarnya ketika bersama selingkuhan. Meskipun selingkuhan saya mungkin tidak sempurna, namun dia tidak menuntut saya untuk menjadi sempurna seperti layaknya seorang bidadari," papar Zoya.
Berdasarkan pengalaman dan penelitiannya, Zoya Amirin menganjurkan agar menjaga keseimbangan dalam hubungan rumah tangga. Menghindari keterlaluan dalam kewajiban dan rutinitas dapat membuat hubungan tetap harmonis dan berlangsung lama.
"Untuk menjaga pernikahan tetap awet, bahagia, dan berkelanjutan, penting untuk tetap merasa rileks dan santai. Ketika ada rasa bosan, kita harus mampu mengatasinya dengan bijaksana. Ingatlah, di luar sana selalu ada orang yang mungkin terlihat lebih menarik atau pintar, tetapi selalu coba untuk menghargai dan memperkuat hubungan yang ada," pungkas Zoya dengan bijak. [*]
Baca Juga: Suka Nonton Film Bokep Bikin Kemampuan Seks Makin Prima? Nomor 6 Paling Parah
Berita Terkait
-
Mirip Nikita Mirzani vs Lolly, Pinkan Mambo Kini Bongkar Aib Anak: Gimana Saya Bicara Sama Anak Model Begitu?
-
Anak Pinkan Mambo Diberi Rp300 Ribu oleh Ayah Tiri untuk Tutupi Aksi Bejatnya: Awas Kamu Ngomong ke Mami!
-
Anak Pinkan Mambo Minta Tolong ke Maia Estianty untuk Sadarkan Ibunya: Tolongin Situasi Ini
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah