Serang.suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, menghadapi tekanan setelah timnya menderita dua kekalahan dalam laga uji coba terakhir.
Pada pertandingan terbaru, Garuda United U-17 harus mengakui keunggulan klub raksasa Jepang, Kashima Antlers U-18, dengan skor 2-3 di Bali.
Pertandingan berlangsung sengit, dan Timnas Indonesia U-17 bahkan mampu memimpin dengan skor 2-1 di pertengahan babak pertama. Namun, ketidaksinambungan dalam pertahanan memungkinkan Kashima Antlers untuk bangkit kembali dan mengambil alih kendali laga.
Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Timnas Indonesia U-17, mengingat sebelumnya mereka juga dikalahkan oleh Barcelona Juvenil A dengan skor 0-3. Hasil-hasil ini menjadi perhatian serius bagi Bima Sakti dan staf kepelatihan.
Setelah pertandingan, ia berdiskusi dengan Indra Sjafri dan konsultan Timnas Indonesia U-17, Frank Wormuth, untuk mendapatkan masukan dan analisis lebih lanjut.
Frank Wormuth juga memberikan masukan setelah melihat performa tim selama seminggu, termasuk latihan dan dua laga uji coba terakhir.
“Masukan Frank Wormuth seminggu ini beliau melihat bagaimana kita latihan dan pertandingan dua game ini banyak catatan, rencananya kita akan evaluasi semua dan membentuk lagi sesi latihan sesuai dengan hasil dua uji coba ini,” kaga Bima Sakti dikutip dari Suara.com, Minggu (6/8/2023).
Timnas U-17 akan segera dievaluasi dan memulai sesi latihan yang direncanakan akan dimulai pada Senin (7/8/2023) mendatang di Solo.
Selama sepekan tersebut, mereka juga akan menjalankan uji coba dengan tim lokal guna memperbaiki performa mereka.
Baca Juga: 90 Klub Sepak Bola Kalbar Siap Adu Tanding di Turnamen Rahmad Satria Cup 2023
Bima Sakti menegaskan bahwa beberapa pemain yang saat ini belum mendapatkan kesempatan bermain akan diberi peluang untuk tampil di sesi latihan selanjutnya.
Meskipun demikian, fokus utama adalah menjaga dan mengasah para pemain inti yang sudah dipastikan menjadi bagian dari kerangka tim untuk Piala Dunia U-17 tahun 2023.
"Banyak pemain yang belum main, tapi kita memberikan kesempatan pemain yang ada, karena kita sudah harus mengerucut pemain yang sudah pasti menjadi kerangka tim piala dunia itu yang kita pertahankan," tegas Bima. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek