/
Minggu, 06 Agustus 2023 | 20:42 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 (Garuda United U-17) Ikram Algiffari (kiri) dan Ridzjar Nurviat Subagja (kanan) menenangkan Habil Akbar (tengah) usai pertandingan uji coba melawan Kashima Antlers (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww)

Serang.suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, menghadapi tekanan setelah timnya menderita dua kekalahan dalam laga uji coba terakhir.

Pada pertandingan terbaru, Garuda United U-17 harus mengakui keunggulan klub raksasa Jepang, Kashima Antlers U-18, dengan skor 2-3 di Bali.

Pertandingan berlangsung sengit, dan Timnas Indonesia U-17 bahkan mampu memimpin dengan skor 2-1 di pertengahan babak pertama. Namun, ketidaksinambungan dalam pertahanan memungkinkan Kashima Antlers untuk bangkit kembali dan mengambil alih kendali laga.

Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Timnas Indonesia U-17, mengingat sebelumnya mereka juga dikalahkan oleh Barcelona Juvenil A dengan skor 0-3. Hasil-hasil ini menjadi perhatian serius bagi Bima Sakti dan staf kepelatihan.

Setelah pertandingan, ia berdiskusi dengan Indra Sjafri dan konsultan Timnas Indonesia U-17, Frank Wormuth, untuk mendapatkan masukan dan analisis lebih lanjut.

Frank Wormuth juga memberikan masukan setelah melihat performa tim selama seminggu, termasuk latihan dan dua laga uji coba terakhir.

“Masukan Frank Wormuth seminggu ini beliau melihat bagaimana kita latihan dan pertandingan dua game ini banyak catatan, rencananya kita akan evaluasi semua dan membentuk lagi sesi latihan sesuai dengan hasil dua uji coba ini,” kaga Bima Sakti dikutip dari Suara.com, Minggu (6/8/2023).

Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 (Garuda United U-17) Muhammad Kafiatur Rizky (tengah) berusaha menguasai bola dibayangi pesepak bola Kashima Antlers Kensho Ikeda (kanan) dan Rikuto Shiba (kiri) saat pertandingan uji coba di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (5/8/2023) (sumber: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.)

Timnas U-17 akan segera dievaluasi dan memulai sesi latihan yang direncanakan akan dimulai pada Senin (7/8/2023) mendatang di Solo.

Selama sepekan tersebut, mereka juga akan menjalankan uji coba dengan tim lokal guna memperbaiki performa mereka.

Baca Juga: 90 Klub Sepak Bola Kalbar Siap Adu Tanding di Turnamen Rahmad Satria Cup 2023

Bima Sakti menegaskan bahwa beberapa pemain yang saat ini belum mendapatkan kesempatan bermain akan diberi peluang untuk tampil di sesi latihan selanjutnya.

Meskipun demikian, fokus utama adalah menjaga dan mengasah para pemain inti yang sudah dipastikan menjadi bagian dari kerangka tim untuk Piala Dunia U-17 tahun 2023.

"Banyak pemain yang belum main, tapi kita memberikan kesempatan pemain yang ada, karena kita sudah harus mengerucut pemain yang sudah pasti menjadi kerangka tim piala dunia itu yang kita pertahankan," tegas Bima. [*]

Load More