/
Selasa, 13 September 2022 | 14:54 WIB
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Bagaskara) (Suara.com/Bagaskara)

SuaraSoreang.id - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tanggapi aksi Bjorka yang lakukan peretasan data.

Menjadi korban yang dibuka datanya, Cak Imin meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan.

Menurutnya tindakan yang dilakukan Bjorka sudah ke tahap peringatan yang darurat.

"Saya kira gini, ini darurat ya sebagai orang yang menjadi korban dibuka (datanya) ini berarti pertahanan nasional kita terganggu," kata Cak Imin, dilansir Suara.com, Selasa (13/9/22).

Ia mendesak pemerintah terutama Kemenkominfo, Menkopolhukam dan Kepolisian harus segera bersatu untuk membuat perlawanan.

Menurut Cak Imin, aksi Bjorka ini merupakan salah satu bentuk perang yang musti dipersiapkan segala strateginya.

Dia menilai Bjorka tak hanya merugikan pihak pemerintah, tetapi masyarakat juga.

"Saya kira pemerintah apakah (Kementerian) Kominfo atau Menko Polhukam atau kepolisian harus bahu membahu," jelasnya. 

"Ini perang, ini pasukan harus disiapkan, tempur ini, jangan leha-leha. Rakyat kita terganggu," lanjut Cak Imin.

Baca Juga: RAISA Diturunkan Lagi Ke Area Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM di Jakarta

Selain itu, dia juga mendorong supaya RUU Perlidungan Data Pribadi atau PDP segera disahkan.

"Oh iya pasti kalau susah tingkat I selesai maka saya akan dorong cepat." katanya.

Seperti diketahui, Bjorka telah membuka data Puan Maharani, Cak Imin, Johnny G. Plate, dan beberapa pihak lainnya.

Sumber: Suara.com

Load More