SuaraSoreang.id - Desta Mahendra harus mengakui keunggulan Raffi Ahmad saat bertanding Tenis dalam ajang Tiba-Tiba Tenis.
Ajang gelaran olah raga yang bertajuk Sportaiment ini digelar di Istora Senayan pada Sabtu 12 November 2022 dimenangkan oleh Raffi Ahmad.
Susai laga, terlihat wajah kesedihan dari Desta yang melihat anak-anaknya yang menangis melihat kekalahan ayahnya.
Melihat momen itu terlihat warganet juga ikut merasakan kesedihan, karena Desta tampak menahan tangis.
Momen itu terabadikan dalam sebuah potongan video yang diunggah ulang oleh akun instgram @rumpi_gosip sesaat usai laga, yang menampakan momen Desta menenangkan anak-anaknya.
Desta yang tak mampu kalahkan Raffi Ahmad langsung menghampiri dan memeluk anak-anaknya, yang menangis karena ayahnya kalah dalam pertandingan.
Tak hanya itu, publik juga memperhatikan suara Desta yang sedikit bergetar dan berusaha menahan tangis ketika mengucapkan selamat kepada lawan mainnya, Raffi Ahmad.
"Ya thank you buat semuanya, thank you buat Raffi dan RANS Entertainment. Buat pelatih-pelatih gua yang sudah maksimal. Raffi luar biasa sekali malam hari ini mainnya," ujar Desta dilansir dari YoTube Vindes.
Raut Wajah Desta juga tampak terlihat sedih ketika piala kemenangan diserahkan kepada Raffi Ahmad.
Baca Juga: Raffi Ahmad Rencana Biayai Umrah Bopak Castello, sebelumnya Singgung Hutang Rp 80 Juta
Momen unik terjadi ketika Raffi Ahmad menghampiri anak Desta dan mencoba menenangkan, dengan memberi pelukan dan kecupan.
Raffi Ahmad berlari menghampiri Desta yang tengah menggendong Miskha.
Momen itu dapat perhatian warganet yang membanjiri kolom komentar.
"Keren banget attitude raffi, nenangin anaknya desta juga ga kalah kerennya. dia lebih milih ngasih megang pialanya duluan ke anak desta dari pada ke rafathar dulu," ujar @zei****
"awalnya mungkin pas kalah biasa aja, tapi karena anaknya nangis dan kecewa kekalahannya jadi ga biasa lagi. Bukan sakit karena kalah mainnya tapi karna bikin kecewa anaknya," tulis warganet lain @wiwi***.(*)
Sumber: Instagram @rumpi_gosip
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Rencana Biayai Umrah Bopak Castello, sebelumnya Singgung Hutang Rp 80 Juta
-
Pantas Raffi Ahmad Membantu Jessica Iskandar tanpa Ragu, Uang Belanja Nagita Slavina Saja Rp 250 Juta
-
Dedi Mulyadi Cerita Tiga Kali Keluar Masuk Rumah Sakit Tanpa Dirawat Sang Istri
-
Keluarga Raffi Ahmad Tajir Semua, Uang Syahanaz saja Rp 50 Miliar Dipinjam Raffi Ahmad
-
Ogah Bantu Bayar Cicilan Jessica Iskandar, Ivan Gunawan Ungkap Pernyataan Menohok
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas