/
Kamis, 24 November 2022 | 16:45 WIB
Para pemuda yang menghambat relawan untuk melakukan penyaluran bantuan bagi korban gempa di Cianjur (Instagram/lambeturah_official)

SuaraSoreang.id - Gencarnya bantuan yang dikirim ke daerah Cianjur untuk membantu korban gempa sempat mendapat hambatan.

Hambatan tersebut datang dari beberapa orang yang tiba-tiba menghadang relawan di sekitar jalur bantuan masuk dan keluar daerah terdampak.

Kabar ini bermula dari viralnya sebuah video yang menunjukkan bahwa mobil relawan yang hendak masuk ke daerah terdampak malah dihadang beberapa pemuda.

Sejumlah pemuda tersebut menghentikan mobil relawan yang membawa barang-barang untuk disalurkan kepada korban gempa di Cianjur.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambeturah_official pada Kamis (24/11/2022), nampak para pemuda tersebut menghentikan mobil di tengah jalan dan meminta mobil tersebut untuk mundur.

Setelah video tersebut viral di media sosial, pihak kepolisisan berhasil menangkap dan mengamankan para pemuda tersebut.

Setelah diamankan para pemuda tersebut akhirnya meminta maaf atas aksi pengadangan yang mereka lakukan.

Para pemuda bernama Beri Permana, Rosadi, dan Juhendi itu membuat video permohonan maaf atas kesalahannya.

Mereka mengakui bahwa apa yang telah mereka lakukan tersebut merupakan kesalahan dan mereka memohon maaf kepada masyarakat Cianjur.

Baca Juga: PWNU DKI Protes Dana Hibah Buat Mereka Jauh Lebih Kecil Ketimbang MUI, DPRD Minta Anggaran Dialokasikan ke DMI

Mereka memohon maaf kepada masyarakat Cianjur karena telah membuat resah, serta meminta maaf juga kepada para relawan yang hendak memberikan bantuan.

"Sehubungan perbuatan yang dilakukan, yakni menghadang relawan yang membawa bantuan, kami meminta maaf yang sebesar besarnya ke warga Cianjur yang resah dengan perbuatan kami," tutur Beri Permadi dalam video permohonaan maafnya. 

Beri Permadi juga menyampaikan bahwa ia dan teman-temannya tidak akan mengulangi kesalahan yang telah diperbuat.

Bahkan ia juga meminta agar tidak ada yang mencontoh perbuatan dirinya dan teman-temannya tersebut.

"Kami tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Kami mohon yang terdampak tidak mengikuti mencontoh perbuatan kami," lanjut Beri Permadi.

Setelah para pemuda tersebut dibawa ke Polres Cianjur, mereka akhirnya melakukan permintaan maaf melalui video.

Load More