- Pelatih Antonio Conte menyatakan kekecewaannya atas badai cedera yang menghantam skuad Napoli musim ini.
- Napoli memenangkan laga dramatis 3-2 melawan Genoa pada Sabtu (7/2/2026) meski bermain dengan 10 pemain.
- Conte menyoroti konstruksi skuad yang terlalu tipis dibandingkan tim lain akibat banyak pemain cedera.
Suara.com - Pelatih Napoli Antonio Conte meluapkan kekecewaannya terhadap badai cedera yang terus menghantam timnya.
Conte menyebut situasi tersebut absurd, meski tetap memuji hati dan mental juang skuadnya setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Genoa di Stadion Luigi Ferraris, Sabtu (7/2/2026) waktu setempat.
Napoli harus berjuang dengan 10 pemain dan menghadapi berbagai hambatan sepanjang laga. Namun, gol penalti Rasmus Hojlund di masa injury time memastikan tiga poin penting bagi Partenopei.
Laga berjalan tidak ideal bagi Napoli. Genoa langsung unggul melalui penalti saat pertandingan baru berjalan 15 detik.
Napoli kemudian membalikkan keadaan lewat gol Hojlund dan Scott McTominay, sebelum sang gelandang asal Skotlandia harus ditarik keluar karena cedera.
Conte menjelaskan keputusan menarik McTominay meski sang pemain sebenarnya masih bisa melanjutkan pertandingan.
“McTominay sudah membawa masalah ini sejak awal tahun. Tendonnya sering meradang, kadang ia harus bermain dengan intensitas lebih rendah. Dia bisa saja lanjut bermain, tapi saya lebih memilih pemain 100 persen daripada mengambil risiko bodoh,” kata Conte kepada DAZN Italia.
Kesalahan kedua Alessandro Buongiorno memberi Genoa gol penyeimbang melalui Lorenzo Colombo.
Situasi makin sulit ketika Juan Jesus diganjar kartu merah.
Baca Juga: John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
Meski demikian, Napoli terus menekan hingga akhirnya mendapatkan penalti yang dieksekusi sempurna oleh Hojlund, usai pelanggaran terhadap Antonio Vergara.
“Kami pada dasarnya menghadiahkan dua gol kepada Genoa. Bangkit dari situ tidak mudah, lalu datang kartu merah. Namun kami tidak pernah berhenti mendorong diri untuk menang. Tim ini tidak pernah menyerah,” ujarnya.
Conte juga menyinggung persoalan mendasar Napoli musim ini, terutama terkait kedalaman skuad yang terbatas.
“Ini musim yang absurd. Jika kita berpikir jernih, semua harus merefleksikan konstruksi skuad dan strategi transfer. Dibanding tim lain, skuad kami sangat tipis. Kami bahkan tidak bisa banyak mengandalkan tim muda,” tegas Conte.
Ia merinci daftar pemain yang mengalami masalah fisik, seperti Anguissa yang tak kunjung pulih total, Gilmour dan De Bruyne yang masih bermasalah pascaoperasi, Lukaku yang lama absen, serta Di Lorenzo yang dipastikan menepi selama dua bulan. Kondisi McTominay pun masih belum jelas.
Juan Jesus dipastikan absen saat Napoli menghadapi AS Roma pekan depan akibat skorsing. Sementara itu, kondisi McTominay akan dipantau jelang laga Coppa Italia melawan Como.
Berita Terkait
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Rekap Lengkap Transfer Serie AJanuari2026: Juventus dan Fiorentina Paling Aktif
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah