SuaraSoreang.id - Hidup sebatang kara dan tidak pernah disapa oleh anak-anaknya, membuat Pak Edy sudah terbiasa dengan kesendirian.
Lelaki keturunan Jawa-Sunda yang kini tinggal di Kota Semarang itu mengaku sudah 20 tahun tidak dikunjungi oleh anak-anaknya.
Kisah Pak Edy diungkap oleh salah seorang Youtuber atau konten kreator yang ingin membuat video rumah kosong beberapa waktu lalu.
Namun ternyata, rumah terbengkalai yang mereka masuki ternyata masih dihuni oleh lansia berumur 73 tahun, yang tak lain adalah Pak Edy.
Usai menjelajahi isi dan dalam rumah tersebut, sang content creator lantas menanyakan berbagai pertanyaan terkait asal usul dan kehidupan si pemilik rumah.
Dari sanalah terungkap, bahwa Pak Edy hidup sendirian sejak istrinya meninggal pada tahun 2003 silam. Persis saat itu juga, anak-anaknya tidak ada satu pun yang berkunjung dan menyambangi dirinya.
Padahal, ia mengaku memiliki tiga orang anak. Dua anak laki-laki dan seorang anak perempuan.
Dua di antaranya sudah berumah tangga. Satu anak laki-laki Pak Edy tinggal di Jakarta, sedangkan anak perempuannya masih ada di Semarang bersama keluarga kecilnya.
Satu anak laki-laki lain yang merupakan lulusan kedokteran telah meninggal dunia. Setelah itu, disusul anak laki-laki lain yang juga harus meninggal saat adanya wabah Covid-19, lalu.
Baca Juga: Ricuh di Kantor Arema FC, Polisi: Kami Akan Melakukan Penangkapan Upaya Paksa
Namun, Pak Edy mengatakan jauh sebelum itu, anak-anaknya memang mendiamkannya. Bahkan enggan menyambanginya dengan alasan yang sampai sekarang tidak ia ketahui.
Sehingga ia 'legowo' dan menerima kondisi itu dengan mengisi kesehariannya mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual dan hasilnya untuk membeli makan.
Tak jarang, Pak Edy juga mendapatkan sedekah dari teman-temannya ataupun donatur lain yang kasihan melihat kondisinya saat ini.
Ia juga mendapatkan jatah Rp 150 ribu per bulan dari donasi gereja setempat.
Meskipun begitu, ia mengaku sudah dua tahun hidup tanpa akses listrik dan air bersih. Hampir mirip dengan kisah Tiko dan Ibu Eny.
Ketika ditanya apakah ada masalah keluarga yang membuat sikap dari keluarga Pak Edy mengasingkannya, lelaki itu menjawab ia sendiri tidak tahu masalahnya di mana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting