/
Rabu, 08 Februari 2023 | 20:59 WIB
dr. Guntara Hari Sp.Kj (Tangkapan Layar Youtube Bethsaida Hospital)

SuaraSoreang.id - Orang dengan gangguan Psikotik (Gangguan mental) seperti Skizofrenia Paranoid perluh mendapat pengobatan secara konsultasi dan medis.

Dilansir dari unggahan video youtube @Bethsaida Hospital yang dijelaskan oleh dr. Guntara Hari Sp.Kj menjelaskan bahwa pada saat seseorang sedang Full Blon (Sakit dengan gejala yang maksimal) dapat diartikan bahwa ia kehilangan kemampuan membedakan mana keadaan nyata dan tidak.

Ekspresi yang paling sering muncul adalah ekspresi merasa diri tidak sakit dan selalu merasa sehat.

Pada kondisi tersebut penderita skizofrenia paranoid selalu merasa tidak memerlukan obat.

Kondisi seperti ini pada umumnya membuat penderita tidak akan mau di ajak konsultasi dan diajak untuk berobat atau disuruh memperbaiki kegiatan yang seharusnya tidak dilakukan seperti berbicara sendiri dan tertawa sendiri.

Hal-hal tersebut adalah bagian dari gejala, oleh karena itu untuk orang terdekat agar sementara di abaikan, dan menganggap bahwa penderita tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dan salah.

Dalam unggahan video tersebut, berikut hal-hal yang dapat dilakukan dalam mendampingi orang-orang yang mengidap skizofrenia paranoid.

Diskusi dengan dokter ahli, sebagai pendamping penderita skizofrenia paranoid bisa mendampingi penderita untuk berobat tanpa membuat ia sadar bahwa sedang diobati.

Ketika penderita sudah merasa bahwa ia menyadari sedang mengalami kondisi tersebut, ajak lah untuk berkonsultasi dan mengobati diri sesuai dengan pilihannya.

Baca Juga: Berbeda dengan Gitasav yang Memilih Childfree Agar Tetap Terlihat Awet Muda, Simak Tips Berikut ini..

Sumber: Youtube Bethsaida Hospital

Load More