SuaraSoreang.id – Orang Jepang akan punah dalam 1000 tahun. Fenomena penurunan populasi di Jepang sangat menarik sekali untuk dibahas.
Menurut data World Population Review Jepang memiliki populasi terbanyak ke 12 di dunia. Dengan jumlah penduduk sekitar 123 juta jiwa. Ternyata angka ini terus turun sejak beberapa dekade terakhir.
Menurut data Population Reference Bureau persentase manula di jepang lebih tinggi daripada angka kelahiran bayi. Persentase tersebut paling tinggi dari negara mana pun.
Sebanyak 29% populasi di Jepang adalah orang tua di atas 65 tahun. Sementara anak dibawah 15 tahun hanya 12%. Maka angka kelahiran di Jepang lebih sedikit daripada angka kematian.
Alasan utama penurunan populasi di Jepang adalah ekonomi. Sifat gigih orang Jepang dimanfaatkan oleh perusahaan untuk membangun budaya kerja yang overload atau berlebihan.
Hal ini membuat orang-orang Jepang tidak memiliki waktu yang cukup untuk membangun hubungan keluarga. Karena sisa waktu yang mereka miliki hanya digunakan untuk makan, tidur, dan istirahat.
Menurut Survey Japanese Cabinet Office di tahun 2022, 40% laki-laki dan 25% perempuan Jepang usia 20 tahunan tidak memiliki pengalaman berpacaran atau berkencan.
Kondisi ini diperparah dengan pola pikir laki-laki di Jepang yang tidak ingin menikah sebelum mapan secara finansial.
Selain itu perempuan Jepang memiliki pola pikir yang menolak menikah karena merasa berat dengan tanggung jawab keluarga.* (Cepi Setiawan)
Baca Juga: 4 Cara Menggunakan Hero Johnson di Game Mobile Legends
Sumber: Youtube Sepulang Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Daftar Rest Area Cikampek Arah Jakarta, Fasilitas Lengkap untuk Melepas Lelah
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
THR Anak Bukan "Dana Hibah" Buat Emak: Siasat Bijak Kelola Amplop Lebaran si Kecil
-
Sempat Doakan di Depan Ka'bah, Pesan Terakhir Yura Yunita untuk Vidi Aldiano Bikin Hati Hancur
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
Terpopuler: Cara Dapat THR FF Total Rp6 Miliar, Xiaomi Siapkan Pesaing MacBook
-
Namanya Dolvi Solossa: Mutiara dari Timur Bersinar di Eropa, Calon Bintang Timnas Indonesia
-
Peminat Kereta Suite Class Compartment KAI Naik 72 % pada Awal 2026
-
5 Pilihan Tablet Samsung Termurah di Maret 2026 untuk Kerja dan Produktivitas
-
Terpopuler: Mekanisme Perhitungan THR Kena Pajak, Sosok Nabilah O'Brien Owner Bibi Kelinci