SuaraSoreang.id – Kasus penganiayaan Mario Dandy ini sudah tidak bisa diberikan maaf lagi. Pasalnya dirinya telah memberikan cedera parah kepada David.
Mahfud MD berkesempatan untuk hadir di kanal youtubenya Merry Riana (2/3/2023) dan berkomentar tentang kasus Mario Dandy yang sedang viral sampai gebrak meja.
Dalam video itu Merry membahas terkait kekerasan yang di luar akal sehat manusia.
Ya, mereka membahas kekerasan yang dilakukan oleh Mario Dandy yang benar-benar membuat ngeri para penontonya.
“Sangat biadab, dari video otentik itu sangat luar biasa, kok ada orang begitu biadabnya menghajar seseorang yang sudah tidak berdaya seperti itu,” kata Mahfud MD.
Mahfud juga mengatakan bahwa dengan penuh kesombongan seorang anak muda generasi masa depan bangsa bisa-bisa berbuat hal itu.
Menurutnya perbuatan Mario Dandy ini tidak bisa dimaafkan dan tidak ada kata damai.
“Di mata hukum itu tidak ada kata damai dan maaf untuk kasus seperti ini, saya dengar orang tuanya mario mendatangi keluarga korban dan meminta damai,” kata Mahfud.(*)
Sumber: Youtube/Merry Riana
Baca Juga: Serba-serbi WSBK Mandalika 2023, Dibuka Meriah dengan Karnaval Budaya
Berita Terkait
-
AG Pacar Mario Dandy Diduga Selingkuh dari David, Diputusin Gegara Ketahuan Tidur Bareng Kianu
-
Sebelum Jadi Tersangka, Shane Lukas Sempat Perkenalkan Diri ke Paman Sebagai Teman David
-
Membedah Pasal yang Menjerat AG Pacar Mario Dandy, Dipenjara atau Tidak?
-
Dibongkar KPK! Pekerjaan Ahmad Saefudin Pemilik Rubicon Mario Dandy Ternyata Cuma Cleaning Service
-
Mario Dandy Bisa Dihukum Berat Jika Sengaja Pakai Pelat Palsu untuk Tutupi Penganiayaan David
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama, Kapan Jadwal Mulai Berpuasa?
-
Makan Mewah di Tenten Jadi Lebih Hemat! Cek Diskon 35% Khusus Nasabah BRI
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel Sukseskan Program Zero Dose
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Kala Hukum Kembali Dipertanyakan: Membaca A Time to Kill Karya John Grisham