SUARA SOREANG - Tidak terasa Lebaran sebentar lagi, Lebaran atau Idul Fitri yang berasal dari bahasa Arab yang berarti 'hari raya', dirayakan oleh umat Islam sebagai penanda hari penting dalam kalender Islam.
Lebaran identik dengan mengenakan pakaian baru, mendekorasi rumah, membuat kue-kue untuk dibagikan, dan yang sangat di tunggu-tunggu adalah hadiah atau paket uang (THR) yang akan diberikan kepada anak-anak dan orang tua.
Maka dari itu, perayaan lebaran sangat dinantikan terlebih lagi tradisi bagi-bagi uang atau THR, yang merupakan pemberian uang dari orang dewasa kepada anak-anak.
Dilansir dari Cash Matters, dikutip dari Youtube Bisnis muda, bagi-bagi uang lebaran (THR) pertama kali dipopulerkan oleh Khalifah dinasti Fatimiyah di Afrika Utara, pada abad pertengahan.
Saat itu, muncul tradisi membagikan uang, pakaian atau permen kepada anak-anak dan masyarakat umum pada saat hari pertama lebaran.
Kemudian pada masa akhir Utsmaniyah, kegiatan bagi-bagi THR ini hanya berupa uang tunai dan hanya dilakukan di lingkup keluarga.
Dilansir dari Youtube Bisnis muda, bagi-bagi THR atau salam tempel ini bermakna, agar anak-anak bisa mengelola uang dan gemar menabung, sebagai bentuk penghargaan orang tua terhadap anak yang telah mencoba ibadah puasa dan diharapkan bisa menjadi contoh terkait perbuatan baik ke sesama.
Nah, supaya menarik perhatian anak-anak untuk mengajarkan kebaikan, berikut beberapa inspirasi amplop gemes buat dipake bagi-bagi THR di lebaran nanti.
Mengusung konsep girly, amplop ini sangat cocok diberikan buat anak perempuan. Dengan perpaduan warna yang cerah semakin bahagia rasanya menerima THR pakai amplop ini. Amplop dengan girly version ini, memiliki warna yang cerah dengan perpaduan biru dan pink yang bisa membuat mood lebaran semakin bahagia. Ditambah lagi dengan Uang THR di dalam nya.
Mengusung konsep ala Lebaran dengan berbagai macam gambar yang sangat iconic dengan hari raya, amplop bisa dibagikan untuk anak laki-laki ataupun perempuan. Perpaduan warna earth tone menjadikan konsep dari amplop ini netral dan classic.
Baca Juga: Kenang Mendiang Jonghyun, SHINee dan Penggemar Ucapkan Selamat Ulang Tahun
Mengusung tema kue lebaran, dengan perpaduan warna hangat menjadikan amplop ini terlihat semakin gemas. Kurang lengkap rasanya tanpa tema kue khas lebaran.
Versi cookies dari amplop ini, cocok dibagikan buat anak laki-laki ataupun perempuan loh, karena konsep warna dan gambar yang netral. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Selama Ramadan Pemkab Cianjur Larang Total THM Beroperasi, Rumah Makan Buka Jam 4 Sore
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat