SUARA SOREANG - Usai beredarnya podcast yang digelar Marlo Ernesto bersama penyanyi Keisya Levronka, beredar pula video klarifikasi dari Marlo.
Namun pada kesempatan lain, host Volix itu menitipkan pesan dalam membawakan sebuah program acara.
Ia juga menyampaikan pesan yang terang-terangan ditujukan kepada manager Keisya Levronka.
"Next time, kalau kata gue, mungkin ketika kalian tahu bahwa talent kalian masih muda atau masih kurang terlatih cara menjawabnya dan segala macamnya, ditemani aja," ungkap Marlo Ernesto.
"Kalau lagi syuting, untuk manager Keisya Levronka ya kalau datang ke Volix di dalam ruangan aja bang, jangan ngerokok ya," tambahnya.
Tak hanya itu, pesan-pesan lainnya juga disampaikan Marlo kepada pihak Keisya.
Dikutip dari Kanal YouTube @mommy_elly, Minggu (6/8/2023) Marlo tampak menilai pihak Keisya memiliki banyak kekurangan.
Akibatnya, ia terang-terangan menjelaskan kepada publik terkait perilaku orang-orang yang ada di pihak Keisya saat wawancara tersebut berlangsung.
"Terus buat orang labelnya juga jangan cengengesan kalau Keisya Levronka jawabnya udah ketakutan, di-stopin aja nggak apa-apa," bebernya.
Baca Juga: RI Pecahkan Rekor GWR lewat Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia
"Malah ketawa-ketawa blunder, kalian juga kan yang bingung, makanya di-stopin aja," sambungnya.
Sementara itu, melihat Marlo yang menitipkan pesan kepada pihak Keisya nyatanya tuai pro dan kontra dari warganet.
Bahkan ada warganet yang menanyakan talenta yang dimiliki oleh Marlo.
"Emang Marlo bertalenta? Emang kamu hebat?" tulis salah satu netizen dalam kolom komentar.
"Pesan buat para interviewer gunakan bahasa baik apalagi sama orang yang nggak dikenal," timpal netter lain dengan membubuhkan emoji tertawa dan tersenyum.
"Si paling bener deh abang ini. Kalau lu nggak nyulut duluan ya nggak bakal kejadian kayak gini," sahut netter lain.(*)
Sumber: Kanal YouTube @mommy_elly
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal
-
Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops