SUARA SOREANG - Dua artis Indonesia, Dewi Perssik dan Nikita Mirzani, diduga terlibat perseteruan secara online.
Hal ini bermula saat Nikita Mirzani mengomentari gaji pilot yang tidak mungkin mencapai Rp100 juta.
Hal ini diduga menyindir Dewi Perssik yang sebelumnya mengklaim bahwa gaji Rully, kekasihnya, yang berprofesi sebagai pilot mencapai hampir Rp200 juta.
Dewi Perssik pun kemudian melontarkan statment mengenai seseorang yang dipanggil 'Jengger' untuk lebih fokus mengurusi anaknya.
Hal ini diduga menyenggol Nikita Mirzani yang kini tengah berkonflik dengan putrinya, Laura Meizani atau Lolly.
Secara umum, ketika para selebriti bertengkar di media sosial, hal ini dapat menimbulkan berbagai efek.
Berikut adalah beberapa efek potensial yang dihimpun dari berbagai sumber:
Kerusakan Reputasi
Melansir laman Cram, pertikaian selebriti di platform media sosial dapat merusak citra dan reputasi mereka di mata publik.
Terlibat dalam perdebatan yang terbuka dan saling melempar kritikan dapat menciptakan kesan ketidakprofesionalan, ketidakmatangan, atau kurang sensitivitas.
Baca Juga: Punya Nilai Jual, Masyarakat di Sukabumi Diajak Ikuti Pelatihan Produksi Jamu Tradisional
Peningkatan Pengawasan
Pertikaian selebriti di media sosial menarik perhatian dari publik, media, dan penggemar.
Tingkat pengawasan yang tinggi ini dapat mengakibatkan kritik lebih lanjut dan eksposur negatif.
Kehilangan Pengikut dan Penggemar
Pengguna media sosial mungkin memilih untuk berhenti mengikuti atau mendukung selebriti yang terlibat dalam pertikaian online.
Hal ini berpotensi mengakibatkan penurunan jumlah pengikut, penggemar, dan basis dukungan.
Penyebaran Hal Negatif
Menurut The Lambert Post, pertikaian selebriti di media sosial dapat berkontribusi pada lingkungan online yang toksik.
Ini bisa mendorong perilaku negatif, seperti perundungan daring, penyebaran kebencian, dan konten negatif di antara para pengikut.
Perpecahan dalam Komunitas Penggemar
Pertikaian selebriti dapat memecah belah komunitas penggemar dan menciptakan perpecahan di antara mereka.
Ini bisa memicu perdebatan sengit dan konflik yang mempengaruhi hubungan dalam komunitas penggemar. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim