SUARA SOREANG - Nisya Ahmad beberkan 2 pesan yang dapat diambil dari kejadian yang dialami putra sulung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rafathar.
Beberapa waktu yang lalu, Rafathar dikabarkan dipukul teman di sekolah.
Nisya mengaku bahwa hal tersebut wajar saja bagi seorang anak laki-laki.
Meski belum tahu lebih detail, ia mengungkapkan tidak ingin membesar-besarkan masalah tersebut.
Wanita berusia 32 tahun itu seolah tak ambil pusing dengan kejadian yang dialami keponakannya.
Menurutnya, hal yang dialami itu sudah sewajarnya. Sebab, biasanya anak-anak menyukai hal demikian untuk terlihat lebih keren.
Menanggapi hal demikian, terdapat 2 pelajaran yang disampaikan Nisya Ahmad, yang dapat diambil dari kejadian yang dialami Rafathar.
Dilansir dari kanal YouTube Was Was, Jumat (8/9/2023) berikut pelajaran yang dapat diambil dari pengalaman Rafathar, sebagai berikut:
1. Proses untuk menyelesaikan masalah
Baca Juga: Fuji Ungkap 2 Fakta Mengejutkan Perihal Tudingan Sewa Buzzer hingga Seret Aurel Hermansyah
Sebagai seorang laki-laki, Nisya Ahmad menyebut bahwa kejadian yang dialami Rafathar adalah salah satu cara untuk menyelesaikan masalah.
"Justru itu proses anak-anak untuk menyelesaikan masalah," bebernya.
2. Proses untuk lebih berani
Nisya Ahmad ungkapkan bahwa menjadi seorang anak laki-laki harus berani.
"Harus berani kalau jadi anak laki-laki, jadi kalau ada yang ganggu jangan malu, harus bisa bela diri," timpalnya lagi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA