SUARA SOREANG - Selebgram Chaca Novita yang terlibat dalam dua film dewasa yang diproduksi oleh rumah produksi ilegal Kelas Bintang, mengungkapkan bahwa dirinya dipaksa untuk terlibat dalam produksi tersebut.
Pernyataan ini disampaikan saat Chaca Novita memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus produksi film dewasa di Jakarta Selatan.
Pengacara Chaca Novita, Acong Latif, menjelaskan bahwa kliennya awalnya menolak tawaran untuk menjadi pemeran dalam film dewasa yang diproduksi oleh Irwansyah, namun ia akhirnya terlibat karena ada paksaan.
Menurut Acong, hal ini menjadikan Chaca Novita sebagai korban dalam kasus ini.
"Jadi dia ini diajak oleh seseorang untuk jadi pemeran salah satu film yang diproduksi mereka, walaupun sebenarnya sempat menolak pertama," ungkap Acong dikutip dari Suara.com, Rabu (20/9/2023)
Chaca Novita sendiri dikenal sebagai selebgram dan pernah berperan dalam salah satu judul FTV.
Dalam kasus rumah produksi film dewasa, Chaca Novita terlibat dalam dua judul film, namun rincian judulnya tidak diungkapkan.
Sebelumnya, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya telah menangkap komplotan rumah produksi yang terlibat dalam produksi dan distribusi film dewasa ilegal di Jakarta Selatan.
Ada lima tersangka, termasuk pemilik dan sutradara rumah produksi, yakni Irwansyah, serta beberapa staf lainnya seperti penata suara dan kameramen.
Baca Juga: Nikita Mirzani Minta Azizah Salsha Jadi Makcomblang, Netizen: Amankan Rafael Struick
Sejumlah pemeran yang ikut terlibat dalam film dewasa yang diproduksi oleh rumah produksi ilegal tersebut juga akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu