SUARA SOREANG - Artis senior Christine Hakim menjelaskan bahwa dia bukanlah seorang mualaf, melainkan sudah beragama Islam sejak lahir.
Christine Hakim mengatakan bahwa dia telah diajari untuk mengaji sejak kecil, dan ibunya sangat tegas dalam pendidikan agama.
Meskipun memiliki nama 'Christine,' dia kerap disalahartikan sebagai seorang mualaf. Nama 'Christine' sering dikaitkan dengan agama Nasrani.
Namun, Christine Hakim membagikan latar belakang sejarah nama tersebut.
Dalam obrolan di kanal YouTube Curhat Bang Deny Sumargo, Christine Hakim mengungkapkan bahwa dia lahir pada 25 Desember, yang merupakan hari Natal.
"Saya lahir di hari natal, 25 Desember," ungkap Christine Hakim dikutip Kamis (21/9/2023).
Christine Hakim menjelaskan saat itu dia dilahirkan di Jambi dengan bantuan seorang dokter dari Jerman yang diduga merupakan seorang misionaris.
Dokter tersebut kemudian memberikan nama 'Christine' kepadanya.
Demi menghormati dokter tersebut, nama 'Christine Hakim' terus digunakan hingga sekarang.
Baca Juga: Gawat! Ivar Jenner hingga Elkan Baggott Belum Tentu Bisa Main di Piala Asia U-23 2024
Menjadi salah satu aktris yang bertahan dan dihormati di industri hiburan Indonesia, Christine Hakim kerap terlibat dalam proyek film atau serial.
Setelah mengejutkan banyak pihak saat tampil di salah satu serial populer dunia, The Last of Us, Christine Hakim kembali bekerja sama dengan sutradara papan atas Indonesia, Joko Anwar.
Dalam pengumuman jajaran pemain film terbaru Joko Anwar, Siksa Kubur, Christine Hakim menjadi salah satu pemain bersama Arswendi Bening Swara, Slamet Raharjo Djarot, dan Faradina Mufti.
Belum ada bocoran mengenai siapa atau karakter apa yang akan Christine Hakim mainkan.
Dalam kerja sama sebelumnya dengan Joko Anwar, Christine Hakim mendapat pujian karena sukses memerankan karakter antagonis yang bikin seram penonton film Perempuan Tanah Jahanam. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim