SUARA SOREANG - Persib Bandung kembali terkena sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebesar Rp 25 juta akibat pelanggaran regulasi kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 7 Oktober 2023.
Menurut Salinan Komite Disiplin PSSI yang ditandatangani oleh ketua Komdis, Eko Hendro Prasetyo, SH, MH, Persib Bandung dianggap melanggar Regulasi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 karena hadirnya suporter Persib Bandung di pertandingan tersebut sebagai suporter tim tamu, dan terdapat bukti yang memadai untuk mendukung klaim pelanggaran regulasi.
Andang Ruhiat, Vice President Operasional PT PERSIB Bandung Bermartabat, menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan suporter yang tetap mencoba untuk melakukan awayday, meskipun regulasi telah melarangnya.
"Sikap seperti ini sudah jelas akan merugikan klub melalui berbagai sanksi yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI. Selain itu, reputasi bobotoh pun tentunya akan terdampak karena selalu melanggar aturan kehadiran suporter tim tamu," ujar Andang dikutip dari laman resmi klub, Selasa (17/10/2023).
Sanksi yang diterima PERSIB ini adalah yang keempat kalinya dari Komdis PSSI terkait pelanggaran regulasi mengenai kehadiran suporter tim tamu.
Sebelumnya, PERSIB sudah menerima tiga sanksi serupa dengan denda sebesar Rp 25 juta untuk pertandingan tandang melawan Persik di Stadion Brawijaya Kediri pada 28 Juli 2023, Pertandingan melawan Persis di Stadion Manahan Solo pada 8 Agustus 2023, dan pertandingan melawan PSIS di Stadion Jatidiri Semarang pada 20 Agustus 2023.
Andang berharap bahwa sanksi ini menjadi yang terakhir dari Komdis PSSI untuk PERSIB.
Ia menegaskan pentingnya agar suporter Persib Bandung mematuhi aturan yang berlaku, khususnya terkait kehadiran suporter tim tamu, karena saat ini PERSIB sedang mengalami tren positif, dan situasi nonteknis seharusnya tidak merusak pencapaian positif ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Reborn Rookie dan Formula Lama yang Masih Ampuh Memikat Penonton
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Bolehkah Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram? Ini Penjelasan Hukum Menurut Ulama
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
PSSI Lanjutkan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Ini Diprediksi Datang!
-
Beroeng Sorah: Tempat Pulang dari Penat di Tengah Persawahan Kalisat Jember
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum