Suara.com - Pebalap tim satelit Yamaha, Johann Zarco, memastikan akan tetap menggunakan sasis motor tahun 2016 pada tes pramusim MotoGP berikutnya di Buriram, Thailand, dan juga mencontek gaya balap Jorge Lorenzo saat masih bersama Yamaha.
Zarco menggunakan sasis motor Yamaha tahun 2016 pada hari terakhir tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selasa (30/1/2018). Hasilnya, pebalap asal Prancis ini menempati urutan kesembilan.
Sedangkan, pada hari pertama dan kedua tes, 28-29 Januari 2018, Zarco menggunakan sasis motor Yamaha yang digunakan Valentino Rossi dan Maverick Vinales pada balapan MotoGP tahun lalu.
Di hari pertama tes, Rookie of The Year 2017 ini menempati posisi kedelapan. Posisinya membaik dua tingkat pada hari kedua tes.
Meski prestasinya lebih baik pada hari pertama dan kedua, namun Zarco mengeluhkan kecepatan motor Yamaha 2017 yang dinilainya kurang cepat.
Untuk itu, dia pun memutuskan kembali ke sasis motor tahun 2016 pada tes di Buriram International Circuit, 16-18 Februari mendatang.
"Saya masih harus mempelajari banyak hal. Jadi, untuk tes berikutnya saya akan tetap bekerja dengan motor yang saya gunakan tahun lalu," kata Zarco, dikutip dari Motorsport, Selasa (31/1/2018).
"(Saya ingin) menemukan cara mengendarai seperti yang dilakukan Lorenzo (di Yamaha) dua tahun lalu. Karena saya pikir jika bisa mencontek yang dilakukannya akan membantu saya jadi lebih cepat," pungkas Zarco.
Jorge Lorenzo sembilan musim memperkuat Yamaha; tahun 2008-2016. Musim lalu, dia memutuskan menyeberang membela motor pabrikan Italia, Ducati.
Baca Juga: Lorenzo Yakin Punya Kans Juara Dunia MotoGP 2018, Asal...
Berita Terkait
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
Inspirasi Modifikasi Yamaha Fazzio dan Grand Filano di Ajang CLASSY Modifest 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur