Suara.com - Manajer Umum Ducati Corse Gigi Dall'Igna mengakui negosiasi perpanjangan kontrak dengan pebalap andalannya, Andrea Dovizioso, tidak mudah.
Namun, dia berharap nasib Dovizioso sudah bisa diketahui saat balapan kandang pada seri keenam MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, 1-3 Juni mendatang.
Jika Ducati gagal mencapai kesepakatan dengan Dovizioso, maka ini akan jadi 'pukulan telak' bagi pabrikan motor asal Italia tersebut.
Baca Juga: Mau Nonton Indonesia Open? Ini Harga Tiketnya
Pasalnya Dovizioso, yang kontraknya habis akhir musim ini, menjadi pebalap tersukses Ducati saat ini sejak era Casey Stoner.
Rumitnya negosiasi perpanjangan kontrak Dovizioso lantaran sang pebalap meminta kenaikan 'bayaran' yang signifikan.
Dovizioso saat ini dikabarkan mendapat bayaran yang jauh lebih kecil dibanding rekan setimnya, Jorge Lorenzo, yang belum menunjukkan prestasi gemilang bersama Ducati.
Ketimpangan prestasi inilah yang membuat Dovizioso 'menuntut' bayaran yang lebih tinggi.
Baca Juga: Muhammadiyah Awal Puasa 17 Mei, Kemenag Sidang Isbat Hari Ini
Dall'Igna sendiri menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah perpanjangan kontrak Dovizioso, dan belum ada pembicaraan hal yang sama dengan Lorenzo yang kontraknya juga habis akhir musim ini.
"Saat ini fokus utama kami adalah mencapai kesepakatan dengan Dovizioso. Setelah itu, kami akan mencoba memulai negosiasi dengan pebalap kami lainnya," ujar Dall'Igna, dikutip dari Crash, Selasa (15/5/2018).
"Kami harus secepatnya menyelesaikan masalah kontrak tersebut, tapi ini bukan negosiasi yang mudah dan butuh waktu," lanjut Dall'Igna.
"Saya rasa keputusan ya atau tidaknya saat balapan Mugello nanti," pungkasnya.
Baca Juga: Urung Finis di Jerez, Dovizioso Murka pada Dani Pedrosa
Andrea Dovizioso telah enam musim memperkuat Ducati, sejak 2013. Musim ini Dovizioso telah mencatatkan satu kemenangan, yakni saat seri pembuka di Qatar, 18 Maret.
Berita Terkait
-
Terlibat Insiden, Ducati Anggap Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
4 Pebalap Muda Indonesia Siap Panaskan Aspal Moto4 Asia Cup 2026 di Thailand, Cek Jadwal Race-nya
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora