Suara.com - Andrea Dovizioso menolak menyerah dari perebutan titel juara dunia MotoGP musim ini. Meski tiga kali gagal raih poin dalam empat seri terakhir, namun dia tetap yakin peluangnya masih terbuka.
Dovizioso kini tertinggal 49 poin dari rival beratnya, Marc Marquez, yang masih kokoh di puncak klasemen sementara pebalap dengan 115 poin.
Kendati terpaut cukup jauh, rider Ducati ini tetap percaya masih mungkin bisa mengambil alih pimpinan klasemen dari Marquez.
Baca Juga: Rossi Ingin Pedrosa Tak Buru-buru Pensiun dari MotoGP
Menurutnya, balapan MotoGP di era modern seperti sekarang ini tidak mudah diprediksi.
"Dalam setiap balapan segala sesuatunya masih mungkin terjadi. Mudah sekali untuk membuat kesalahan, setiap orang punya batasannya, cuaca juga bisa menciptakan segala sesuatunya," kata Dovizioso, dikutip dari Autosport, Kamis (21/6/2018).
"Dan semua pebalap kuat serta pebalap cepat berada di papan atas klasemen. Jadi, situasnya masih mungkin berubah-ubah," lanjut Dovizioso.
"Dalam realitasnya memang sulit untuk merebut gelar juara dunia, tapi masih banyak poin (yang tersisa)," Dovizioso menambahkan.
Baca Juga: PBSI Sertakan 2 Pemain Junior ke Kejuaraan Dunia 2018
Performa Andrea Dovizioso saat ini tengah menurun, setelah tampil gemilang dengan memenangi seri pembuka di Qatar, 18 Maret lalu.
Dia tiga kali gagal raih poin dalam empat seri terakhir lantaran terjatuh—MotoGP Spanyol, Prancis, dan Catalunya. Akibat dari itu, posisinya di klasemen pun terus melorot.
Berita Terkait
-
Efek Rupiah Loyo, Harga Sparepart Moge Ducati Melonjak 20 Persen per 8 Juni 2026
-
Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Adrian Fernandez Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tiga Klasemen Moto3 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026