Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali menunjukkan superiornya atas Reginald Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah.
Bertemu di perempat final Singapore Open 2018, Jumat (20/7), Owi/Butet—sapaan akrab Tontowi/Liliyana—menang dua game langsung atas wakil Hong Kong tersebut, 21-16 dan 21-15.
Hasil ini mengubah statistik pertemuan kedua pasangan menjadi 6-2, masih untuk keunggulan Owi/Butet.
Baca Juga: Ini Alasan Tamran Pasang Bendera Bertiang Bambu
Owi/Butet lebih dulu tertinggal 1-3 sebelum berbalik unggul 4-3 setelah mencatatkan tiga poin beruntun di awal-awal game pertama.
Reginald/Chau yang menduduki ranking 17 dunia, sempat skor kian ketat menjadi 10-10. Namun, setelahnya Owi/Butet tak terbendung lagi dan menyudahi game pertama dengan kemenangan 21-16.
Di game kedua, Owi/Butet tak mau terlambat panas lagi. Pasangan ranking satu dunia tersebut terus memimpin pertandingan sebelum akhirnya menyelesaikan laga dengan skor 21-15.
Hasil ini membuat mereka tinggal dua langkah lagi meraih gelar keempatnya di Singapore Open.
Sejak pertama kali tampil di Singapore Open pada tahun 2011, Owi/Butet tercatat tiga kali menjadi kampiun: 2011, 2013 dan 2014.
Baca Juga: Kevin Magnussen: Komplain Fernando Alonso Mirip Neymar
Di semifinal, Sabtu (21/7/2018) besok, Owi/Butet ditantang juniornya, Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow, yang menghempaskan perlawanan wakil Taiwan, Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan, di babak perempat final dengan skor 21-10 dan 21-13.
Rekam Jejak Prestasi Owi/Butet di Singapore Open:
- 2011: Juara
- 2012: Babak Kedua
- 2013: Juara
Tag
Berita Terkait
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko