Suara.com - Pasangan ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melaju ke perempat final Jepang Open 2018. Tiket 8 Besar ini didapat usai mengalahkan wakil tuan rumah, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata, 14-21, 21-16 dan 21-10, Kamis (13/9/2018).
Ini merupakan pertemuan pertama Greysia/Apriyani dengan pasangan ranking 10 dunia tersebut. Di game pertama, Greysia/Apriyani masih mencari pola permainan terbaik untuk menaklukkan Sakuramoto/Takahata.
Kekalahan di game pertama tak membuat Greysia/Apriyani patah semangat. Mereka balik menekan lawan dan unggul jauh di game kedua.
Baca Juga: Diklaim Malaysia, Kemenpora Yakin UNESCO Akui Pencak Silat Milik Indonesia
Sempat kesulitan menyelesaikan game kedua saat sudah unggul jauh 18-6, Greysia/Apriyani akhirnya merebut game kedua dan memaksakan dimainkannya game penentuan.
Game ketiga mutlak dikuasai Greysia/Apriyani. Sakuramoto/Takahata tak berkutik dan tertinggal jauh hingga 6-13.
Greysia/Apriyani yang telah memegang kendali permainan, akhirnya memenangkan tiket perempat final.
"Dengan kondisi bola yang berat seperti ini, kami memang harus menerapkan strategi khusus. Di game pertama, kami tertekan dan tidak bisa berbuat banyak. Kami coba ubah strategi di game kedua," ujar Greysia usai laga, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa malam.
"Memang kalau melawan ganda putri Jepang itu harus kuat, apalagi kondisi shuttlecock nya seperti ini," Greysia menambahkan.
"Sebetulnya lawan kami hari ini sama saja dengan ganda putri Jepang lainnya. Tipe main ganda putri Jepang itu sama semua. Tapi Sakuramoto/Takahata adalah pemain muda, mereka juga bagus. Tadi kami bermain lebih safe saja dan bisa mencari kesempatan untuk mendapat poin," ungkap Apriyani.
Di perempat final, Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan wakil Bulgaria, Stefani Stoeva/Gabriela Stoeva.
Pada pertemuan terakhir di All England 2018, Greysia/Apriyani takluk dengan skor 11-21 dan 19-21.
"Ketemu lagi ya dicoba lagi, mau main yang maksimal dulu, tidak mau kalah. Kami akan mempersiapkan diri dan fokusnya harus ditambah lagi," kata Apriyani terkait laga melawan Stoeva bersaudara.
Baca Juga: 4 Fakta Pebalap Anyar Ferrari Leclerc, "Harry Potter dari Monako"
Secara kesuluruhan, ada lima wakil Indonesia yang lolos ke perempat final Jepang Open 2018.
Antara lain, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Anthony Sinisuka Ginting.
Tag
Berita Terkait
-
Misi Literasi di Pelosok Negeri: Ribuan Buku Baru untuk Anak Pedalaman, Buka Jendela Dunia
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
The Doll Malam Ini: Teror Boneka Ghawiah yang Ganggu Kehidupan Denny Sumargo dan Shandy Aulia
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026