Suara.com - Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan, pihaknya akan menyediakan 300 bus ramah disabilitas untuk mendukung perhelatan Asian Para Games 2018.
Bus yang disiapkan TransJakarta terbagi menjadi dua jenis, yakni 200 unit bus low entery dan 100 unit bus high entery, yang keduanya sama-sama ramah disabilitas.
"Pada Asian Games lalu kami berhasil mengangkut kurang lebih 700 ribu orang di mana lima hingga delapan persennya merupakan teman-teman disabilitas. Sehingga kami ingin memberi layanan yang lebih pada teman-teman disabilitas," kata Budi dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (3/10/2018).
Transjakarta yang di Asian Para Games 2018 menjadi official prestige partner, tak bekerja sendirian.
Mereka menyediakan ratusan armada bus ramah disabilitas itu bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Sosial.
Dengan mendukung perhelatan Asian Para Games 2018, Transjakarta kata Budi, ingin membuktikan bahwa layanan moda transportasi ini bisa memenuhi kebutuhan seluruh pengguna.
Sementara, INAPGOC selaku panitia pelaksana Asian Para Games 2018, menyambut baik niat pihak Transjakarta.
Pesta olahraga difabel terbesar se-Asia ini dinilai menjadi momentum bagi berbagai pihak untuk memberi pelayanan maksimal kepada para difabel.
"Kami sangat bersyukur Transjakarta mendukung dengan totalitas. Karena layanan transportasi yang ramah disabilitas dan dapat diandalkan menjadi kebutuhan utama untuk kesuksesan penyelenggaraan Asian Para Games," ujar Direktur Revenue and Sponsorship INAPGOC, Hasina Hakim.
Baca Juga: Apel Keamanan Asian Para Games, Menpora Ajak Teriakan Yel-yel Ini
Berita Terkait
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
-
Indonesia Urung Tampil, Sepak Bola Asian Games Dipastikan Kehilangan Satu Kekuatan Terbaik
-
Timnas Indonesia Sudah Kirim Nama Pemain Sebelum Muncul Isu Dicoret dari Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M