Suara.com - Usia yang tak lagi muda tak membuat semangat David Jacobs dalam mencetak prestasi menurun. Terbukti, di usia yang sudah menginjak 41 tahun, David sukses merebut medali emas di cabang olahraga tenis meja Asian Para Games 2018.
David Jacobs yang telah malang melintang di dunia tenis meja baik difabel maupun non-difabel, mengaku belum puas dengan pencapaiannya itu. Dia masih punya banyak harapan di usianya yang kini semakin senja.
Setelah mendapatkan medali emas Asian Para Games 2018 dari nomor tunggal putra klasifikasi T10 (keterbatasan fisik), David Jacobs mengincar tampil di ajang yang levelnya lebih tinggi lagi, yakni Paralimpiade 2020 Tokyo, Jepang.
"Saya masih ingin ikut Paralimpik 2020 di Tokyo karena ada target juga di sana. (Jika berhasil) nanti akan menjadi Paralimpiade ketiga saya," uajar David Jacobs di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (9/10/2018).
Sebelum menjadi andalan Indonesia di Asian Para Games 2018, David telah berjuang membela nama Indonesia di Paralimpiade 2012 dan 2016.
Di Paralimpade 2012 London, Inggris, dirinya menyabet medali perunggu. Sementara di Paralimpade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, David Jacobs gagal mempersembahkan medali.
Jika berhasil lolos kualifikasi Paralimpiade 2020 Tokyo, Jepang, dirinya ingin partnernya di sektor ganda putra, Komet Akbar, bisa ikut bertanding.
Sebab, menurut David, dengan semakin banyak nomor yang diikuti, akan meningkatkan peluang meraih medali.
"Di 2016 saya kalah, karena itu saya akan mencoba lebih baik lagi. Saya turun di nomor tunggal putra, karenanya saya berharap Komet Akbar juga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Di dua edisi sebelumnya dia gagal (lolos)," ujarnya.
Baca Juga: Target Asian Para Games, Jokowi : Insya Allah, Lebih dari 20 Emas
Secara matematis, kondisi fisik David Jacobs akan semakin menurun bersamaan dengan usai yang semakin bertambah.
Jika berhasil turun di Paralimpade 2020 Tokyo, atlet kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan itu akan berusia 43 tahun.
"Saya masih ingin main. Karena itu jika ingin terus main, saya harus menjaga kondisi tubuh untuk bisa terus berprestasi," tukasnya.
Di Asian Para Games 2018, selain nomor tunggal putra T10, David Jacobs juga turun di nomor ganda putra T10 bersama Komet Akbar.
Keduanya sukses merebut medali emas setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Shin Seung Weon/Jung Sukyoun, dengan skor 11-5 dan 11-7, Rabu (10/10/2018).
Berita Terkait
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026