Suara.com - Atlet renang Jendi Pangabean menjadi protagonis utama bagi kontingen para-renang Indonesia di Asian Para Games 2018.
Bagaimana tidak, hingga hari ini, Jumat (12/10/2018) pukul 18:20 WIB, Jendi mampu meraih empat medali dengan rincian satu emas, satu perak dan dua perunggu.
Empat medali tersebut didapat Jendi dari nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S9 (perunggu), 100 meter gaya punggung S9 (emas), dan estafet 4x100 meter gaya ganti putra 34 poin (perunggu).
Medali keempat diraih Jendi saat turun di nomor 100 meter gaya kupu-kupu S9. Mencatatkan waktu 1 menit 6,80 detik, Jendi berhasil meraih medali perak.
Dirinya hanya kalah dari perenang Jepang, Daiki Kubo yang meraih medali emas dengan catatab waktu 1 menit 5,40 detik. Sementara atlet Cina, Luo Qingquan duduk diperingkat ketiga.
Raihan empat medali sangat disyukuri Jendi. Dirinya tak pernah menyangka di Asian Para Games 2018 bisa mempersembahkan banyak prestasi bagi Indonesia.
"Senang rasanya. Bahagia mendapat perak yang sebenanarya tak di target," kata Jendi usai meraih perak di nomor 100 meter gaya kupu-kupu S9 di Mixed Zone Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018).
"Ini pencapaian tertinggi di Asian Para Games, di Asia, ini luar biasa," imbuhnya.
Jendi masih berpeluang menambah perolehan medali di Asian Para Games 2018 malam ini, Jumat (12/10/2018) sekitar pukul 19:30 WIB.
Baca Juga: Panen Medali Asian Para Games, Pemerintah Cari Dana Tambal Bonus
Perenang asal Sumatera Selatan itu akan turun di nomor 50 meter gaya bebas putra klasifikasi S9.
Berita Terkait
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia