Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung langsung mendapat ujian berat di babak pertama Malaysia Masters 2019. Atlet berusia 19 tahun itu akan menghadapi wakil Thailand unggulan keenam turnamen, Ratchanok Intanon.
Ini akan menjadi pertemuan ketiga Gregoria dengan Ratchanok. Pada dua pertemuan sebelumnya, perlawanan Jorji -sapaan akrab Gregoria- selalu berbuah kekalahan.
Saat pertama kali bertemu di Indonesia Open 2018, Jorji kalah dalam pertarungan rubber game dari Ratchanok dengan skor 11-21, 21-17, 14-21. Sementara saat bertemu di Japan Open 2018, Jorji ditekuk dua gim langsung, 15-21, 13-21.
Meski kalah secara rekor pertemuan, pebulutangkis kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah itu masih optimis bisa memberikan penampilan terbaik. Apalgi, Malaysia Masters 2019 merupakan turnamen perdana Jorji di awal tahun ini.
“Saya ingin menunjukkan permainan terbaik saya di pertandingan pertama 2019 ini. Usaha dulu di lapangan," tutur Gregoria Mariska Tunjung dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (15/1/2019).
Gregoria yang kini menduduki peringkat 15 BWF pun mengaku tak ingin lagi dipecundangi Ratchanok. Meski sulit, dirinya akan berusaha membungkam ratu bulutangkis Thailand itu.
"Walaupun head-to-head saya masih kalah dari dia (Ratchanok), pastinya saya punya target tersendiri buat mengalahkan dia,” tukas Jorji.
Laga babak pertama Malaysia Master 2019 antara Gregoria Mariska kontra Ratchanok Intanon akan dihelat besok, Rabu (16/1/2019). Turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung pada 15-20 Januari itu sendiri digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.
Baca Juga: Ini Dia Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Indonesia
Berita Terkait
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis
-
BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung
-
Tidak Stabil, Gregoria Mariska Tunjung Diminta Tingkatkan Performa Jelang Final SEA Games 2025
-
Grego dan Sabre masuk tim SEA Games 2025, Taufik Hidayat: Jangan Jadi Polemik
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar