Suara.com - Lifter putri andalan Indonesia, Sri Wahyuni telah dicoret dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) angkat besi karena tengah mengandung. Dengan kondisi ini, Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) pun kelimpungan mencari pengganti.
Kepastian dicoretnya Sri Wahyuni dikatakan oleh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga (Kabid Binpres) PB PABBSI, Alamsyah.
"Sudah out. Sedang hamil, tidak bisa kita paksakan untuk turun di kualifikasi Olimpiade 2020. Jadi demi alasan kemanusiaan jangan dipaksakan," ujar Alamsyah saat dihubungi wartawan, Senin (4/2/2019).
Menurut Alamsyah, kehilangan Sri Wahyuni yang notabene merupakan peraih medali perak Olimpiade 2016 di kelas 48 kg menjadi kerugian besar bagi PB PABBSI. Apalagi, periode kualifikasi Olimpiade 2020 untuk cabang olahraga angkat besi sudah bergulir sejak November 2018 lalu.
Kini PB PABBSI tengah berburu waktu untuk menemukan pengganti sepadan. Meski di lain sisi, Alamsyah tak ingin berharap banyak, karena mengganti seorang atlet elit tidaklah mudah.
"Belum tahu (ada pengganti) sampai saat ini. Karena tidak gampang untuk mencari penggantinya," ujar Alamsyah.
"Kami juga tidak terlalu banyak berharap. Akan tetapi saya pikir kita harus melakukan yang terbaik. Tidak bisa diprediksi, cuma bisa lakukan yang terbaik," tukasnya.
Sri Wahyuni sendiri diketahui belum lama melepas masa lajang. Perempuan 24 tahun itu menikah dengan M. Ichsan Apriawan pada 6 Desember 2018 di Graha Arjasari, Bandung.
Baca Juga: Suasana Bagi-bagi Angpao di Kelenteng Hong Tiek Hian Surabaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras