Suara.com - Kebahagiaan perayaan Imlek tak hanya dirasakan warga Tionghoa saja. Momen satu tahun sekali ini menjadi ajang berbagi bagi sesama. Salah satunya bagi warga Tionghoa yang ada di Surabaya.
Usai beribadah, warga Tiaonghoa memiliki kebiasaan berbagi dengan cara membagikan uang atau biasa disebut angpao.
Di Kelenteng Hong Tiek Hian yang berada Jalan Pabean Cantikan, Surabaya, terlihat banyak warga sekitar yang duduk di jalan menunggu 'rezeki' angpao. Laki-laki, perempuan hingga anak kecil berjajar rapih di depan kelenteng tersebut.
"Terima kasih, terima kasih," ucap ibu-ibu usai mendapatkan angpao dari warga Tionghoa yang melintas pada Selasa (5/2/2019).
Banyaknya warga yang berderet menunggu angpao di depan kelenteng, bagi warga Tionghoa bukan menjadi pengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Bahkan, menurut pengurus Kelenteng Hong Tiek Hian, keberadaan warga tersebut malah membantu warga Tionghoa untuk beramal.
"Kita tidak merasa terganggu. Malah adanya mereka memudahkan para ibadat untuk beramal," ujar Rohaniawan Klenteng Hong Tiek Hian, Ang Khing Kiong.
Ang Khing menjelaskan, jika tidak ada warga yang menunggu angpao itu, tentunya para ibadat akan susah menyalurkan amal saat hari raya Imlek.
"Kalau tidak ada mereka para ibadat pasti berkeliling untuk menyalurkan rezekinya. Dengan adanya mereka, malah memudahkan untuk beramal," ujar dia.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Terang-terangan Dukung Caleg DPR RI, Kades di Riau Divonis 8 Bulan Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya