Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, meminta seluruh pihak untuk bersabar terkait mandeknya penyerahan bonus rumah bagi 31 atlet peraih medali emas Asian Games 2018.
"Kita sudah berulang-ulang rapat dengan KemenPUPR, ini soal realiasi dan waktu saja. Deadlinenya? tidak ada, sabar," ujar Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (12/2/2019).
Menurut Imam, molornya pemberian bonus rumah kepada atlet peraih medali emas Asian Games 2018 dikarenakan prosedurnya yang memakan waktu cukup lama. Imam menambahkan, bonus rumah tersebut membutuhkan pengadaan tanah yang saat ini teknisnya masih belum jelas.
Sebelumnya Kemenpora menyebut jika atlet peraih medali emas Asian Games 2018 harus menyediakan tanah sendiri, sebelum Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (KemenPUPR) mendirikan rumah untuk mereka.
Namun, saat dikonfirmasi terpisah, Raden Isnanta selaku Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, menjelaskan jika pengadaan tanah harus disediakan negara melalui Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Pemerintah Kota (Pemkot).
"Ya (soal) itu belum final. Dari awal memang kita ingin pemerintah yang bangun rumah dan tanah disediakan atlet, atau nanti seperti apa tergantung kebijakan KemenPUPR," papar Imam Nahrawi.
"Yang penting, bonus uang sudah dibayar penuh, baik untuk atlet Asian Games maupun Asian Para Games. Bonus PNS (Pegawai Negeri Sipil) juga sudah diterima kan, tinggal formalitas seremoni saja," tukas politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Berita Terkait
-
Menpora dari Masa ke Masa: Andi dan Imam Korupsi, Roy Lupa Lagu Indonesia Raya, Dito Dicopot
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Eks Menpora Imam Nahrawi Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin Bandung
-
Dihukum 7 Tahun Penjara Gegara Kasus Suap, Eks Menpora Imam Nahrawi Kini Bebas Bersyarat
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026