Suara.com - Usia yang tak lagi muda tak membuat motivasi Valentino Rossi untuk tetap balapan menurun. Terbukti, di usia yang tepat 40 tahun yang jatuh pada hari ini, Sabtu (16/2/2019), Rossi masih terus mengikuti balapan MotoGP.
Ya, Valentino Rossi memang masih terikat kontrak selama dua tahun bersama timnya, Yamaha. Dia akan tetap membalap bersama Yamaha di kejuaraan MotoGP hingga tahun 2020 mendatang.
Itu artinya, pebalap berjuluk The Doctor ini akan balapan hingga usia 41 tahun, sebuah usia yang sangat tua untuk ukuran pebalap.
Sukses Rossi menjaga fisik dan mental balapnya di usia yang sudah mencapai 40 tahun membuat takjub kawan maupun lawannya.
Salah satunya Cal Crutchlow. Pebalap tim satelit Honda ini mengaku tidak terbayang akan tetap balapan hingga usia 40 tahun seperti Rossi.
"Valentino terus membuat saya takjub. Saya terkejut dengan besarnya keinginan dia melanjutkan karier balapan," tutur Crutchlow, dilansir dari laman resmi MotoGP, Sabtu (16/2/2019).
"Ini menunjukkan dia mencintai olahraga ini dan suka mengendarai sepeda motor. Saya tidak bisa membayangkan diri saya akan balapan pada usia 40 tahun," rider LCR Honda ini menambahkan.
Di sisi lain, salah satu anak didik Rossi di kejuaraan MotoGP 2019, Franco Morbidelli memuji ketangguhan fisik sang mentor.
"Valentino adalah pebalap top. Itu sebabnya dia masih memiliki potensi ini pada usia 40 tahun. Saya rasa, saat ini dia lebih kuat dibanding diri saya 10 tahun yang lalu," ujar pebalap Petronas Yamaha SRT.
Baca Juga: Senggolan Motor, Pebalap Nasional M Zaki Meninggal Ditikam
Sementara itu, Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio berharap Valentino Rossi bisa lebih lama berada di lintasan balap MotoGP.
"Valentino telah mengejutkan semua orang selama 20 tahun ini. Dan dia belum berhenti, beginilah gayanya. Luar biasa melihat pebalap berusia 40 tahun masih balapan di level tinggi. Selamat ulang tahun. Kami berharap bisa melihat Valentino Rossi terus balapan dalam waktu yang lama," ujarnya.
Kekaguman akan performa Valentino Rossi yang masih tetap terjaga juga disampaikan mantan pebalap Spanyol, Sete Gibernau.
"Pastinya, Rossi adalah pahlawan kami. Kariernya sangat panjang. Valentino memiliki banyak pengalaman dan masih berjuang untuk berada di posisi teratas. Kita harus akui itu. Saya suka sisi Valentino yang ini. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," ujar mantan rival berat Valentino Rossi ini.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya