Suara.com - Kabar menggembirakan datang untuk para pecinta balap motor Tanah Air. Setelah resmi menjadi tuan rumah MotoGP 2021, Indonesia juga dipastikan akan menggelar kejuaraan dunia balap motor kelas dunia lainnya, World Superbike (WorldSBK) di tahun yang sama.
Kepastian itu diungkapkan Dorna Group selaku pemegang ekslusif hak komersial dan penyiaran MotoGP dan WorldSBK melalui laman resmi MotoGP yang diunggah pada Sabtu (23/2/2019).
CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta mengatakan, kesepakatan dengan Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) untuk menggelar MotoGP dan WorldSBK akan menjadi proyek yang menarik. Dirinya sangat antusias menyambut kesepakatan ganda tersebut.
"Indonesia adalah pasar utama bagi kami, dengan presentase penggemar balap motor yang ada dan atmosfer MotoGP akan semakin kuat setelah pembangunan sirkuit selesai," ujar Carmelo Ezpeleta dilansir dari laman resmi MotoGP.
"Juga dengan memasukan Lombok ke dalam kalender WorldSBK akan menjadikan kerjasama ini lebih menarik bagi penggemar lokal. Mereka akan memiliki dua event kelas dunia di satu daerah dalam satu tahun," Carmelo menambahkan.
Direktur ITDC, Abdulbar M Mansoer menyambut gembira atas adanya kesepakatan itu.
"Kami sangat antusias menjalin kesepakatan dengan Dorna. Kami juga senang membawa event-event balap motor kelas dunia ke Indonesia dan Mandalika sekaligus," beber Abdulbar.
Sebagaimana diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP dan WorldSBK 2021 dengan menggunakan Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sirkuit bertipe jalan raya itu dikabarkan bakal dibangun mulai Oktober 2019, dengan panjang lintasan sekitar 4,3 kilometer.
Baca Juga: MotoGP Indonesia, Akankah Publik Tanah Air Masih Bisa Lihat Rossi Balapan?
Hal itu menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya tuan rumah MotoGP yang menggunakan sirkuit jalan raya seperti halnya gelaran Formula One (F1) di Singapura dan Monako.
Sebelumnya, gelaran MotoGP dan WorldSBK pada 2021 diharapkan Abdulbar M. Mansoer akan menggerakan roda perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB).
Saat seri MotoGP Mandalika digelar, dirinya mengestimasi akan ada sekitar 100 ribu wisatawan yang datang setiap harinya.
"Satu seri balapan membutuhkan sekitar empat hari, karena ada tahap kualifikasi dan Moto2. Jika ada 100 ribu penonton setiap hari, dan 150 ribu pada hari terakhir balapan, kami bisa memperoleh sekitar 300 ribu pengunjung (ke Mandalika)," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan