Suara.com - Tiket perempat final All England 2019 sukses digenggam pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Ini setelah Hendra/Ahsan menang dua game langsung atas Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov, Kamis (7/3/2019).
Bertanding di Arena Birmingham, Inggris, Hendra/Ahsan mendapat perlawanan cukup berat di babak kedua All England 2019 sebelum akhirnya menang dengan skor 21-19 dan 21-18.
Kemenangan ini seakan mengulangi pencapaian pasangan berjuluk The Daddies itu atas pasangan Rusia tersebut di ajang yang sama tahun 2014 silam.
Saat itu, Hendra/Ahsan menghentikan perlawanan Ivanov/Sozonov di babak pertama All England 2014 dengan skor 21-14 dan 21-18.
Secara head-to-head, hasil positif ini mempertajam panjang rekor belum terkalahkan Hendra/Ahsan atas pasangan yang kini menempati ranking 23 dunia tersebut, menjadi 5-0.
Pada babak kedua All England 2019 ini, Hendra/Ahsan tertinggal lebih dulu. Mereka berbalik unggul setelah mencatatkan lima poin beruntun yang mengubah keadaan menjadi 5-3, dan memperbesar keunggulan menjadi 11-6 saat interval game pertama.
Laga makin menegangkan kala Ivanov/Sozonov menahan kemenangan Hendra/Ahsan yang sudah di depan mata, dengan mencatatkan tiga poin beruntun, yang membuat skor menjadi 19-20 untuk keunggulan Hendra/Ahsan.
Namun, Hendra/Ahsan akhirnya mampu merebut game pertama dengan kemenangan 21-19.
Di game kedua, kedua pasangan sempat silih berganti memimpin. Saat kedudukan 15-16 untuk keunggulan Ivanov/Sozonov, Hendra/Ahsan membukukan tiga poin beruntun yang membuat mereka gantian memimpin.
Baca Juga: Marcus Kartu Merah di All England, Ini Jenis Penalty Card Dalam Bulutangkis
Keunggulan ini terus dipertahankan pasangan juara dunia 2013 dan 2015 itu hingga akhirnya merebut tiket perempat final All England 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Lionel Messi Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Piala Dunia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko