Suara.com - Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat. Kini tepat dua bulan sudah Liliyana Natsir menanggalkan statusnya sebagai atlet bulutangkis andalan Indonesia.
Lantas apa saja kegiatan Liliyana Natsir saat ini selepas memutuskan pensiun usai gelaran Indonesia Masters, 27 Januari lalu?
Selepas pensiun, Liliyana rupanya lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengurus usaha yang telah dirintisnya beberapa tahun belakangan.
Ada dua bisnis yang saat ini tengah digeluti perempuan kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 33 tahun silam tersebut, yakni properti dan refleksi.
Di samping itu, kehidupan pasca sebagai atlet membuat Liliyana bisa lebih menikmati hidup. Tak ada lagi latihan yang berat ataupun aturan pola makan yang ketat.
Alhasil, kini Liliyana Natsir pun tampak sedikit gemuk. Diakui Liliyana, berat badannya memang mulai bertambah.
Peraih medali emas Olimpiade 2016 itu menjelaskan, pola makannya sudah tak seselektif dulu. Saat ini dia mulai bebas mengonsumsi makanan, meski tetap dibatasi.
"Selepas pensiun berat badan memang agak naik sekitar 1-2 kilogram," kata Liliyana Natsir ditemui usai menjadi narasumber dalam acara "Nasionalisme, Dedikasi dan Sportivitas" di booth camp Piala Presiden e-Sports 2019 di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (27/3/2019).
"Sekarang makan jadi lebih bebas. Tapi tetap diatur, soalnya takut gendut," Liliyana menambahkan.
Baca Juga: Bagi Kiat Sukses, Liliyana: Bijak dalam Medsos dan Pilah-Pilah Pemberitaan
Meski sudah tak lagi menjadi atlet, Liliyana mengaku tetap berusaha menjaga pola hidup sehat. Salah satunya dengan tetap bermain bulu tangkis saat ada waktu luang.
"Ya pasti ada perubahan (setelah pensiun). Kalau dahulu harus bangun pagi, berkeringat pagi dan sore. Kalau sekarang saya enggak berhenti total. Masih main bulutangkis meski waktunya lebih fleksibel," tukas Liliyana Natsir.
Berita Terkait
-
Pensiun Aparat Diulur, Loker Sipil Berumur
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
-
Loker Sipil Dibatasi Usia 25, tapi Pensiun Polisi Malah Diperpanjang!
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko