Suara.com - Pelatih Pelatnas Atletik Indonesia, Eni Nuraeni mengaku terkejut dengan kabar mendapat penghargaan Pelatih Terbaik Asia 2019. Ia tak menyangka dengan apresiasi yang diberikan Asosiasi Atletik Asia (AAA) itu.
Selain Eni, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PASI, Tigor Tanjung juga mendapat penghargaan sebagai Sekjen Federasi Atletik Terbaik Asia 2019.
"Saya kaget saja. Saya tak pernah membayangkan bisa dapat itu, Alhamdulillah," ujar Eni Nuraini saat dihubungi Suara.com, Rabu (10/4/2019).
"Saya dikabarkan saat ke kantor (kemarin). Tiba-tiba diberi tahu itu, dikasih lihat soal undangan ke Gala Awards (di Doha, Qatar)," lanjutnya.
Eni yang telah menjadi pelatih PB PASI sejak 2006 silam, menjelaskan jika penghargaan tersebut sangat berarti baginya.
Ia berharap, apresiasi dari AAA bisa memacu motivasi para pelatih dan atlet PB PASI lainnya.
"Harapan saya mudah-mudahan teman-teman pelatih lainnya bisa terpacu dengan prestasi saya ini. Mereka saya harap bisa termotivasi," ujar Eni.
"Untuk anak latih saya, mudah-mudahan ini bisa meningkatkan motivasi mereka agar berlatih lebih serius dan lebih baik lagi," sambungnya.
Saat ini, Eni tengah fokus menggembleng Lalu Muhammad Zohri cs untuk menghadapi Kejuaraan Asia Atletik 2019 di Doha, Qatar pada 21-14 April mendatang.
Baca Juga: Jelang MotoGP AS, Valentino Rossi Latihan di 'Rumah' Dovizioso
Berita Terkait
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
Cedera ACL Masih Membekas, Lalu Muhammad Zohri Persembahkan Medali Perak di SEA Games 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko