- Sebanyak 2.270 pelajar dari 196 sekolah di Kudus sukses mengikuti MilkLife Athletics Challenge Seri 1 tahun 2026.
- Penyelenggara memperluas pembinaan atletik sejak usia 8 tahun untuk mengasah kemampuan motorik pada masa pertumbuhan anak.
- MTsN 1 Kudus kembali meraih gelar juara umum dalam ajang yang bertujuan mencetak bibit atlet potensial nasional.
Suara.com - Penyelenggaraan MilkLife Athletics Challenge (MAC) Seri 1 2026 resmi berakhir dengan sukses setelah diikuti 2.270 pelajar dari wilayah Kudus dan sekitarnya.
Ajang kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation, MilkLife, dan PASI Kudus ini menjadi terobosan dalam pembinaan atletik nasional dengan memperluas kategori lomba hingga Kelompok Usia (KU) 8 tahun.
Melalui kompetisi yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, rantai regenerasi atlet atletik dari tingkat akar rumput diharapkan semakin kuat untuk melahirkan bibit unggul menuju prestasi internasional.
Penambahan kelompok usia termuda pada MilkLife Athletics Challenge tahun ini bertujuan mengasah kemampuan motorik anak-anak saat memasuki masa emas pertumbuhan.
Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Welly Arisanto, mengatakan langkah memulai pembinaan sejak usia dini sangat krusial sebagai fondasi atlet.
"Dengan menghadirkan kelompok usia 8 tahun pada Seri 1 2026 ini, kami ingin memotong garis awal pembinaan agar lebih dini lagi," kata Welly Arisanto.
Menurutnya, pada usia emas, koordinasi motorik anak berkembang pesat sehingga perlu difasilitasi melalui kompetisi yang menyenangkan sekaligus kompetitif.
Nomor Perlombaan Disesuaikan dengan Tumbuh Kembang Anak
Penyelenggara tak hanya menambah kategori usia, tetapi juga menyegarkan 23 nomor perlombaan agar lebih sesuai dengan tumbuh kembang peserta.
Nomor bergengsi seperti sprint dan lompat tinggi tetap menjadi fokus untuk mengukur potensi dasar atlet muda.
Sebaliknya, nomor yang dinilai terlalu berat bagi anak-anak, seperti lari 3.000 meter dan lompat jangkit, ditiadakan guna meminimalkan risiko cedera.
"Kami ingin peserta fokus pada nomor atletik yang adaptif dan sesuai dengan porsi tumbuh kembang mereka, sehingga proses pencarian bakat berjalan lebih aman dan terarah," tambah Welly.
Sebanyak 196 sekolah dari jenjang MI hingga SMK mengirimkan atlet terbaiknya dalam kejuaraan yang berlangsung selama empat hari tersebut.
MTsN 1 Kudus Pertahankan Gelar Juara Umum
Pada Kelompok Usia 15 tahun, MTsN 1 Kudus kembali mempertahankan gelar juara umum.