Suara.com - Start dari P3 di grid MotoGP Amerika Serikat 2019, rider Britania Raya, Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) tak akan membiarkan Marc Marquez (Repsol Honda) merajai lintasan Circuit of The Americas (COTA) di Austin, Texas, Negeri Paman Sam.
Dikutip dari kantor berita Antara, bila Marc Marquez yang berjuluk The Baby Alien menang lagi, maka ia akan sah mengantongi kemenangan ketujuh kalinya di COTA, yang berlokasi di Austin, tanah koboi Texas.
Cal Crutchlow, bersama Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) bakal membuka race day di COTA, Senin pagi Waktu Indonesia Bagian Barat (15/4/2019) di posisi grid terdepan, setelah sukses menempel Marc Marquez dengan selisih sekitar 0,3 detik di babak kualifikasi, Sabtu (13/4/2019).
"Saya tidak tahu seberapa cepat Marquez dibandingkan yang lain. Dia sangat sulit dipahami karena biasanya lebih cepat di saat latihan dan kualifikasi daripada saat terjun di balapan, sehingga kita lihat saja nanti," kata Cal Crutchlow seperti dikutip dari laman resmi MotoGP, Minggu (14/4/2019).
"Saya rasa dia memiliki kecepatan superior, namun banyak rider yang tak jauh di belakangnya, sehingga seri ini bakal menjadi pertarungan hebat pastinya! Yang jelas, saya tak akan membiarkan dia lolos," tandas Carl Crutchlow.
Di awal musim 2019, Cal Crutchlow memang menunjukkan kecepatannya, sekaligus mampu menantang para rider MotoGP papan atas, termasuk meraih podium ketiga di GP Qatar 2019. Sedangkan kesialannya di GP Argentina 2019 adalah diganjar penalti usai kedapatan mencuri start.
Namun demikian, Cal Crutchlow menyatakan senang dengan kecepatan motornya ketika diajak mengaspal di GP Argentina 2019.
"Tim saya melakukan kerja yang fantastis, tim LCR Honda Castrol dan HRC telah bekerja super keras untuk memberi kami motor yang bisa berada di depan," kata rider yang menjuarai GP Argentina 2018.
"Saya merasa positif untuk balap GP Amerika Serikat 2019. Saya harap balapan akan berjalan keren. Kami berbagi grid di posisi terdepan dengan dua pebalap yang hebat," tandas Cal Crutchlow.
Baca Juga: Sedihnya, Ketika Mercedes Pesta Kemenangan, Ferrari Perang Batin
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya