Suara.com - Kondisi Greysia Polii menjadi sorotan menjelang Sudirman Cup 2019 dihelat. Pebulutangkis spesialis ganda putri itu sempat mengalami pembengkakan tangan setelah mengikuti Badminton Asia Championships atau BAC 2019 akhir April 2019.
Cedera ini membuat Greysia Polii yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu memutuskan absen dari turnamen New Zealand Open 2019, meski inilah ajang pertama pengumpulan poin kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo.
Eng Hian selaku pelatih kepala sektor ganda putri PBSI, menganggap wajar kekhawatiran publik akan kondisi fisik Greysia Polii. Namun, mantan ganda putra era 2000-an itu memastikan kondisi anak latihnya sudah fit dan siap turun di Sudirman Cup 2019 nanti.
"Sejauh ini kondisi Greysia sudah membaik, kemarin itu tangannya hanya over-use saja. Dia sudah ke dokter dan memang instruksi dokter adalah diistirahatkan terlebih dahulu tangannya," ujar Eng Hian dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (9/5/2019).
"Makanya sepulangnya dari Badminton Asia Championships kemarin, dia libur beberapa hari untuk memulihkan kondisi tangannya," sambung Eng Hian.
Dalam edisi Sudirman Cup kali ini, Greysia/Apriyani menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putri. Keduanya hanya ditemani oleh Ni Ketut Mahadewi Istarani yang bertugas sebagai pemain pelapis.
Sudirman Cup 2019 akan berlangsung di Nanning, China pada 19-26 Mei 2019. Tim Indonesia membawa 20 pemain yang terdiri dari 12 putra dan delapan putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026