Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung menjadi satu dari 20 atlet yang akan membela tim Merah Putih di Sudirman Cup 2019. Ia pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu dan berharap bisa tampil apik layaknya di nomor beregu putri Asian Games 2018 lalu.
Pada multievent terbesar bangsa Asia, Gregoria tampil apik bersama skuat beregu putri Indonesia. Tiga kali dimainkan, tiga kali pula tunggal putri 19 tahun itu meraih kemenangan.
Lawan yang dihadapi Gregoria saat itu pun bukan pebulutangkis kacangan, mereka adalah Cheung Ngan Yi (Hong Kong), Sung Ji Hyun (Korea Selatan), dan Akane Yamguchi (Jepang). Dua nama terakhir merupakan tunggal putri yang konsisten berada di peringkat 10 besar dunia.
"Ini kesempatan yang bagus juga untuk saya. Karena belum tentu dua tahun lagi dapat kesempatan yang sama," ujar Gregoria Mariska Tunjung di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).
"Jadi saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan. Pastinya kalau saya diturunkan, ingin menyumbang poin," sambungnya.
Sudirman Cup 2019 sendiri menjadi edisi kedua yang diikuti Gregoria, dengan dua tahun lalu hanya berstatus sebagai pemain cadangan. Kini, Jorji --sapaan akrab Gregoria-- yang berada di peringkat 16 dunia, dipastikan jadi andalan Merah Putih dari sektor tunggal putri.
Fakta tersebut cukup disyukuri oleh Gregoria. Meskipun di lain sisi, peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2017 itu tak menampik ada rasa gugup dalam dirinya.
"Perbedaannya mungkin tahun ini saya main, pasti main. Kalau dua tahun lalu kan tidak main sama sekali, cadangan," kata Gregoria.
"Ini turnamen besar dan beregu juga kan, gugup pasti ada. Tapi kadang suka hilang sih kalau sudah main, awalnya saja mungkin gugup," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Sudirman Cup 2019, Rian Ardianto Pilih Tak Berpuasa
Sudirman Cup 2019 sendiri akan berlangsung di Nanning China pada 19-26 Mei 2019 mendatang. Seluruh tim akan bertolak ke Nanning China pada Rabu (15/5/2019) dengan menggunakan maskapai Cathay Pacific 718 via Hong Kong, pada pukul 08.15 WIB.
Berita Terkait
-
Jadi Wakil Kapten Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019, Ahsan Terbebani?
-
Piala Sudirman 2019: CdM Tim Indonesia Harap Tunggal Putri Berikan Kejutan
-
Tetap Puasa Saat Tanding, Mohammad Ahsan: Yang Penting Niat
-
Jelang Sudirman Cup 2019, Rian Ardianto Pilih Tak Berpuasa
-
Piala Sudirman 2019: Gregoria Fokus Pelajari Permainan Lawan
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Dari Bela Diri ke Jati Diri, Prabowo Subianto Soroti Makna Pencak Silat bagi Bangsa
-
Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder
-
Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
-
Prabowo: Indonesia Guru Pencak Silat, Thailand-Vietnam Kini Jadi Penantang Serius
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan