Suara.com - Sebagai pebalap papan atas, Marc Marquez tentunya tak hanya butuh motor yang kompetitif untuk bisa bersaing dengan para rider MotoGP lainnya.
Dia juga butuh perlengkapan non teknis, seperti baju balap alias wearpack yang mumpuni untuk menunjang karier balapnya.
Tak banyak diketahui orang, baju balap yang dikenakan Marc Marquez selama ini dirancang oleh Alpinestars, perancang baju kenamaan MotoGP.
Tentunya, baju tersebut bukanlah baju sembarangan. Pasalnya harus dapat menunjang faktor keselamatan bagi Marc Marquez.
Untuk menunjang hal tersebut, baju balap Marc Marquez terbuat dari bahan khusus. Proses pembuatannya juga memakan waktu yang tidak sebentar.
Berikut lima fakta keistimewaan baju balap Marc Marquez seperti dikutip dari Box Repsol, Senin (13/5/2019):
1. Kulit Kanguru
Berbentuk tebal dan kaku, ternyata baju balap Marc Marquez dibuat dari kulit Kanguru. Menariknya, material tersebut tahan terhadap abrasi.
2. Dijahit dengan Tangan
Baca Juga: MotoGP: Terpaut Sembilan Poin, Valentino Rossi Teror Marc Marquez
Untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan maksimal, baju balap Marc Marquez dijahit dengan tangan. Dengan proses tersebut, kualitas baju pun kian terjamin.
3. Dibuat Selama 7,5 Jam
Setiap satu setel baju balap Marc Marquez terbuat dari 13 potongan kulit. Untuk menyatukan potongan-potongan itu para pekerja kurang lebih membutuhkan waktu 7,5 jam.
4. Dilengkapi Airbag
Sebagai jaminan keselamatan, baju balap Marc Marquez juga dilengkapi dengan airbag canggih.
Fitur tersebut akan mengembang lima detik setelah pebalap terjatuh dan berfungsi secara otomatis sebelum pembalap mencium aspal.
Berita Terkait
-
Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis
-
Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari
-
Dapat Tawaran Kemitraan dari Aprilia, VR46 Racing Tetap Pilih Ducati
-
Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP
-
Jadwal MotoGP Brasil 2026: Diogo Moreira Balapan di Kampung Halaman
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games