Suara.com - Dunia Formula 1 dirundung duka, seorang pembalap legendaris, Niki Lauda meninggal dunia pada Senin (20/5). Sebuah unggahan terakhir dari pembalap asal Austria itu kini menjadi kenangan terindah.
Selama meniti karier di dunia balap, Niki Lauda sukses merebut gelar juara dunia tiga kali, yakni pada 1975, 1977 dan 1984. Namun, kemenangan tersebut sempat diwarnai insiden tragis, kecelakaan parah di GP Jerman 1976.
Niki Luada diketahui sempat memperkuat tim Ferrari di awal debutnya lalu hijrah ke tim McLaren di tahun 1982. Setelah itu, ia memilih pensiun dan fokus mengembangkan bisnis maskapai penerbangan Lauda Air.
Sayangnya, semua harus terhenti setelah Niki Lauda mengidap komplikasi penyakit hingga menghembuskan napas terakhirnya kemarin. Sebelum itu, ternyata sang pembalap legendaris sempat menggungah sebuah foto di media sosial pribadinya pada 7 Mei 2019.
Ia saat itu memakai baju balap tim McLaren berdiri di depan Nico Rosberg, sang juara dunia 2016. Sebuah caption bikin trenyuh kemudian ditambahkan dalam postingan tersebut.
"Berpikir untuk kembali balapan. Bagaimana pendapatmu tentang ide itu? Semoga teman-teman menikmati malam yang indah," tulis @nikilauda_official.
Tak ayal, unggahan terakhir sang pembalap legendaris kini dibanjiri ucapan doa dan bela sungkawa dari warganet seperti berikut ini.
"Race in peace champ," tulis @yamadityaa.
"RIP, legends never die," balas @matti794.
Baca Juga: Niki Lauda Berpulang, Ini Warisannya Soal Semangat Hidup dan Balap
Selamat jalan Niki Lauda.
Berita Terkait
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026