Suara.com - Sudah sembilan seri MotoGP berlangsung. MotoGP Jerman yang berlangsung di Sachsenring, sekaligus jadi jeda paruh musim sebelum para pembalap kembali ke lintasan di MotoGP Ceko pada Minggu (4/8/2019). Selain kabar Marc Marquez yang jadi juara paruh musim, dua pembalap ini juga patut diacungi jempol karena tak pernah jatuh dan selalu berhasil finis.
Catatan tersebut tentu bagus mengingat sang juara paruh musim, Marc Marquez saja pernah satu kali gagal finis saat melakoni balapan di MotoGP Amerika yang dihelat di Circuit of The Americas (COTA).
Sejauh ini, ada dua pembalap yang punya nasib yang berbeda di karier dan klasemen sementara. Meski begitu, kedua pembalap ini punya catatan apik yang tak semua pembalap bisa melakukannya.
Kedua pembalap itu adalah Danilo Petrucci (Ducati) dan Miguel Oliveira (KTM Red Bull).
Danilo Petrucci tentu jadi pembalap yang sedang naik daun setelah berhasil tampil impresif di musim pertamanya bersama tim pabrikan Ducati, menggantikan Jorge Lorenzo.
Lebih bagus lagi, karena rekor tak pernah jatuh dan selalu berhasil finis milik Petrucci ini juga lengkap dengan 3 kali podium dan satu kali juara (MotoGP Italia).
Pembalap yang baru punya SIM motor ini juga selalu berhasil menyelesaikan balapan di dalam 10 besar, dan kini bertengger di posisi tiga klasemen sementara MotoGP.
Sementara itu pembalap muda KTM Red Bull asal Portugal, Miguel Oliveira juga sukses catatkan rekor apik, tak pernah jatuh dan selalu berhasil finis sepanjang MotoGP 2019 ini.
Meski begitu, pembalap 24 tahun ini bernasib beda dengan Danilo Petrucci, karena ia selalu finis di luar 15 besar, dan bertengger di posisi 18 klasemen sementara.
Baca Juga: Tanggapi Isu Pensiun Lorenzo, Cal Crutchlow Singgung Adik Marc Marquez
Meski begitu, Miguel Oliveira tentu patut diapresiasi karena meski bukan pembalap unggulan ia tetap konsisten untuk tidak terjatuh dan menyelesaikan setiap balapan di MotoGP 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan