Perempuan yang memiliki nama lengkap Setyana Daniella Florensia Mapasa ini lahir di Manado, Sulawesi Utara, 15 Agustus 1995.
Dalam perjalanan kariernya di dunia bulutangkis, Setyana sempat dipanggil masuk ke Pelatnas PBSI saat masih junior.
Setelahnya perempuan yang memiliki tinggi 166 cm itu dinaturalisasi untuk bermain membela negara Australia.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Setyana saat menjadi bintang tamu sebuah acara talkshow di televisi swasta.
"Sudah sekitar empat atau lima tahun saya bermain untuk Australia. Sempat sebentar di Timnas Indonesia, tapi di junior. Terus pindah ke Australia, ditarik Australia," tutur Setyana.
Selain bermain di ganda putri, Setyana Mapasa juga kerap tampil di sektor ganda campuran.
Di ganda putri, Setyana Mapasa berpasangan dengan pebulutangkis tercantik dunia versi Sportsflu 2016, Gronya Somerville.
Pada 7 Juli 2019 lalu, Setyana dan Gronya sukses merebut gelar juara ganda putri Canada Open.
Baca Juga: Wasit Pirang Estonia Minta Maaf dan Peluk Chou Tien Chen. Mengapa?
Belum lama ini, duet Setyana/Gronya juga tampil di ajang Indonesia Open 2019.
Namun kiprah mereka harus terhenti di babak awal setelah dikalahkan wakil Indonesia, Nadya Melati/Tiara Rosalia Nuraidah, 15-21 dan 20-22.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan