Suara.com - Petinju Indonesia, Daud Yordan berpotensi besar mengukir sejarah baru di dunia tinju Tanah Air. Ia berpeluang jadi petinju Indonesia pertama yang menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda.
Kans itu muncul menyusul rencana Daud Yordan kembali naik ring pada November mendatang untuk memperebutkan sabuk kejuaraan dunia tinju kelas ringan super WBC Silver.
Duel tersebut akan menjadi batu pijakan bagi petinju 32 tahun itu untuk kembali merengkuh gelar juara dunia.
Apabila berhasil merebut sabuk WBC Silver, Daud Yordan memiliki kesempatan menantang pemegang sabuk juara dunia WBC, Jose Carlos Ramirez (Amerika Serikat).
Hal itu sebagaimana diungkapkan Managing Director Mahkota Promotion (M-Pro) Urgyen Rinchen Sim, selaku promotor Daud Yordan, saat berkunjung ke redaksi Suara.com, Kamis (8/8/2019).
"Kalau Daud juara WBC Silver, dia akan punya status interim. Artinya, kalau juara dunia WBC saat ini unifikasi dan kalah, Daud bisa mengisi kekosongan juara dunia itu," ujar Simon, sapaan akrab Urgyen Rinchen Sim.
"Tapi kalau lawannya tidak kalah, Daud akan jadi mandatory alias bisa menantang Jose Ramirez langsung dalam perebutan titel juara dunia WBC," jelasnya.
Simon menjelaskan langkah mengejar titel juara dunia WBC di kelas ringan super, membuka peluang bagi Daud Yordan untuk mengukir sejarah.
Baca Juga: 5 Berita Olahraga Terkini: Atlet Terlibat Judi Online, Fakta Si Leher Beton
Gelar tersebut, kata Simon, akan menjadikan Daud sebagai petinju Indonesia pertama yang meraih tiga gelar juara dunia di tiga kelas berbeda.
Seperti diketahui, Daud Yordan sebelumnya berhasil meraih dua gelar juara dunia IBO di kelas bulu dan kelas ringan.
"Kalau dia bisa juara di kelas ringan super WBC ini, dia jadi petinju Indonesia pertama yang bisa merebut gelar juara di tiga kelas berbeda," pungkas Simon.
Berita Terkait
-
LIVE : Di Balik Kemenangan Daud Yordan
-
Sesumbar Akhiri Karier Manny Pacquiao, Adrien Broner Malah Pensiun
-
Arum: Kali Ini Manny Pacquiao Akan Kalahkan Floyd Mayweather
-
5 Fakta Si Leher Beton Mike Tyson yang Mungkin Anda Belum Tahu
-
Ajak Tarung Ulang, Thurman Akan Terbang ke Filipina Temui Manny Pacquiao
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras