Suara.com - Datang ke Sirkuit Red Bull Ring Austria, Fabio Quartararo sempat merasa tidak pede lantaran catatan buruk pabrikan Yamaha musim lalu.
Ia pun menandai balapan tersebut sebagai balapan tersulit selama kalender MotoGP.
Walaupun demikian, di luar dugaan pembalap tim satelit Yamaha ini mampu meraih posisi ketiga.
Tak cuma itu, pembalap ini 'menang banyak' lantaran dirinya berhasil mempelajari banyak hal dari dua pembalap terdepan, Andrea Dovizioso dan Marc Marquez.
"Balapan ini sangat spesial karena kami datang ke sini dengan anggapan bahwa sirkuit ini termasuk yang paling sulit bagi kami." ujar Quartararo dikutip dari Crash.
"Kami paham motor kami, ada banyak sisi positid namun memang benar kami kesulitan mengenai topspeed. Jadi raihan podium ini sangat istimewa." imbuhnya.
Tak cuma itu, pembalap asal Perancis ini sempat mengamati gaya balapan dua pembalap top dan mencermatinya.
"Saya belajar banyak pada balapan tersebut, khususnya mengenai cara memanajemen ban dan ini bakal berguna di masa yang akan datang. Saat saya bisa bersama mereka saya bisa melihat bagaimana mereka balapan dan saya bisa mengetahui perbedaan gaya balapan antara Honda dan Ducati.
Baca Juga: Viral Perempuan Loncat dari Motor karena Dilecehkan Ojol, Ini Kata Grab
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa