Suara.com - Hengkangnya Johann Zarco dari tim pabrikan KTM sempat membuat heboh pecinta MotoGP.
Terkesan mendadak, putusnya kontrak Zarco di tengah jalan menjadi sorotan, salah satunya oleh Valentino Rossi.
Menurut pembalap berusia 40 tahun tersebut, langkah Johann Zarco cukup mirip dengan yang pernah ia lakukan saat masih bersama tim Ducati.
"Saya merasa familiar dengan saat saya masih bersama Ducati. Sebab banyak ekspektasi dari luar dan dari diri saya sendiri agar bisa menang. Namun sayangnya saya tidak mempunyai feeling bagus bersama motor, mungkin itu yang dirasakan oleh Zarco." ujar Rossi dikutip dari Crash.
"Saya paham betul saat di situasi tersebut, anda akan kehilangan motivasi dan rasa senang untuk memulai balapan. Anda memulainya secara negatif dan ini sulit jika anda balapan tanpa rasa senang. Semuanya akan lebih terasa berat." imbuhnya.
"Sempat saya berpikir untuk berhenti saat masih di Ducati namun pada akhinya tidak menyerah adalah keputusan yang bijak." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak