Suara.com - Kiprah Valentino Rossi di ajang balap MotoGP menuai banyak pujian. Hal itu lantaran masih kompetitifnya sang rider Italia meski telah berusia 40 tahun.
Salah satu pujian datang dari John Hopkins, salah satu rival Rossi di ajang MotoGP periode 2002 hingga 2008.
Hopkins punya pandangan tersendiri terkait masih kompetitifnya Rossi di kelas para raja.
Menurut Hopkins, Rossi merupakan salah satu rider dengan motivasi tinggi di dunia balap.
Hal itulah yang disebutnya sukses menjaga api semangat pebalap Monster Energy Yamaha itu hingga saat ini.
"Saya belum pernah bertemu pebalap lain yang memiliki begitu banyak gairah dalam olahraga ini. Hal itu yang memungkinkan dia untuk tetap berada di (barisan) terdepan di usianya saat ini," ujar Hopkins seperti dilansir dari Tuttomotoriweb, Selasa (3/9/2019).
Disamping itu, Hopkins turut mengatakan bila Valentino Rossi cukup beruntung karena jarang mendapat cedera serius selama 24 tahun kariernya di dunia balap motor.
Hal lain yang turut membuat Rossi masih kerap menghiasi podium juara adalah kebiasaan sering berbaur dengan para pebalap muda
Baca Juga: Chinese Taipei Open 2019: Indonesia Kirim 28 Wakil, Ini Daftarnya
Khususnya saat berlibur di lintasan balap pribadinya di Tavullia, Italia.
"Saya pikir Rossi hanya perlu mendapat kembali kepercayaan pada motor dan kemudian dia akan kembali ke atas (kompetitif)," pungkasnya.
Valentino Rossi saat ini berada di peringkat enam klasemen sementara MotoGP 2019 dengan raihan 116 poin.
Musim ini, The Doctor—julukan Rossi—berhasil dua kali naik podium, dengan menjadi runner-up di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Rossi: Kami Punya Sesuatu yang Baru untuk Tahun Depan
-
MotoGP 2019: Quartararo Puncaki Hari Terakhir Tes di Misano
-
Tes MotoGP 2019: Quartararo Melesat, Yamaha Dominasi Top 5 di Misano
-
5 Berita Sport Terpopuler: Greysia Polii Jawab Tudingan Show Off
-
Berita Sport Pilihan: Permintaan Rossi Dikabulkan, Garcia Tantang Pacquiao
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1