Suara.com - Dominasi Yamaha berlanjut di sesi latihan bebas kedua (free practice 2/FP2) MotoGP San Marino 2019 di Sirkuit Misano, Jumat (13/9) malam WIB.
Hal ini setelah pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mencatatkan waktu paling cepat diantara 22 pebalap lainnya, yakni 1 menit 32,775 detik.
Disusul kemudian oleh pebalap rookie Fabio Quartararo yang terpaut tipis 0,057 detik dari Vinales.
Sebelumnya rider Petronas Yamaha SRT itu memimpin pada FP1 yang berlangsung Jumat pagi waktu setempat.
Sementara posisi ketiga pada FP2 MotoGP San Marino 2019 ditempati sang juara bertahan Marc Marquez yang memperkuat tim Repsol Honda.
Marquez hanya mampu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 33,171 detik. Atau 0,396 detik lebih lambat dari Vinales.
Marc Marquez jadi satu-satunya pebalap di luar Yamaha yang menembus 5 Besar FP2 MotoGP San Marino 2019.
Sebab, posisi keempat dan kelima dikuasai oleh pebalap Yamaha lainnya; Valentino Rossi dan Franco Morbidelli.
Peringkat 10 Besar FP2 MotoGP San Marino 2019, Jumat (13/9):
1 Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha): 1 menit 32,775
2 Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT): +0,057 detik
3 Marc Marquez (Repsol Honda): +0,396
4 Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha): +0,695
5 Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT): +0,749
6 Pol Espargaro (Red Bull KTM): +0,849
7 Danilo Petrucci (Ducati): +0,953
8 Andrea Dovizioso (Ducati): +1,051
9 Alex Rins (Suzuki Ecstar): +1,099
10 Cal Crutchlow (LCR Honda): +1,132
Baca Juga: Hasil FP1 MotoGP San Marino: Quartararo Tercepat, Rossi di Luar 5 Besar
Berita Terkait
-
Ngeri! Dovi Hilang Ingatan Selama 40 Menit Usai Kecelakaan di Silverstone
-
Bukan Juara Dunia, Ini Target Vinales di Sisa Seri MotoGP Musim 2019
-
Nostalgia Kemenangan Valentino Rossi di Misano Sebelum Didominasi Marquez
-
Jadwal MotoGP San Marino 2019: Tak Ingin Malu, Rossi Incar Podium
-
'Touring' Bawa Yamaha MotoGP dari Tavullia ke Misano, Rossi Berbunga-bunga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026