Suara.com - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjaga 'kesucian' kala berhadapan dengan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di babak pertama China Open 2019, Selasa (17/9).
Pasangan berjuluk The Minions ini hanya butuh 34 menit untuk menundukkan finalis Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 itu dengan skor 21-17 dan 21-15.
Hasil itu membuat Kevin/Marcus memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam 10 pertemuan dengan Hoki/Kobayashi.
Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Kevin/Marcus sempat tertinggal 10-11 pada interval game pertama.
The Minions mulai berbalik unggul setelah mencatat tiga poin beruntun untuk unggul 18-16.
Sambaran bola di depan net dari Kevin yang tak mampu dikembalikan Kobayashi akhirnya menyudahi game pertama untuk kemenangan The Minions, 21-17.
Di game kedua, unggulan pertama China Open 2019 itu terus memberikan tekanan. Khususnya kepada Kobayashi yang bermain kurang optimal.
Pebulutangkis kidal itu banyak melakukan kesalahan sendiri dengan gagal melakukan pengembalian bola.
Akibatnya The Minions dengan mudah meraih poin demi poin, sebelum mengunci kemenangan di game kedua dengan skor 21-15.
Baca Juga: Denzel Bowles Ingin Bayar Kepercayaan Bawa Timnas ke Piala Dunia 2023
Di babak kedua China Open 2019, The Minions akan menghadapi pemenang antara duel bertajuk Perang Saudara sesama Korsel, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol dan Choi Solgyu/Seo Seung Jae.
Tag
Berita Terkait
-
China Open 2019: Unggul Lebih Dulu, Gregoria Kandas di Tangan Zhang
-
Performa Menurun, Ada Apa dengan Tommy Sugiarto? Ini Penyebabnya
-
China Open 2019: Tommy Bungkam Pemain Hong Kong Keturunan Jawa
-
Angkat Kaki Lebih Cepat di China Open 2019, Melati: Kami Berantakan Mainnya
-
China Open 2019: Rinov / Pitha Buka-bukaan soal Strategi Pulangkan Malaysia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko