Suara.com - Pelatih sektor ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi berharap Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto bisa menunjukkan tajinya di SEA Games 2019.
Sebagai ujung tombak sektor ganda putra, pelatih berjuluk Naga Api itu berharap Fajar / Rian bisa mempersembahkan medali emas dari ajang dua tahunan tersebut.
Harapan itu muncul setelah peringkat enam dunia itu mulai kembali tampil melejit dalam beberapa turnamen terakhir. Teranyar, Fajar / Rian sukses merengkuh podium tertinggi di Korea Open 2019.
"Ya harus optimis (meraih medali emas SEA Games 2019). Karena mereka menjadi ujung tombak di sektor ganda putra Indonesia," ujar Herry Iman Pierngadi saat dihubungi wartawan, Minggu (29/9/2019).
Sebagaimana diketahui, sektor ganda putra Indonesia memutuskan untuk menyimpan dua wakil terkuatnya yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Herry Iman Pierngadi hanya menurunkan dua wakil plus satu pemain junior di SEA Games 2019, antara lain Fajar/Rian, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso dan Leo Rolly Carnando.
"Selain Fajar/Rian kan ada Wahyu/Ade, jadi saya pikir cukup lah untuk bersaing di SEA Games 2019. Target utama kita 'kan bukan hanya SEA Games, ini batu loncatan ke ajang yang lebih tinggi seperti Asian Games," tambahnya.
Pada SEA Games 2017, sektor ganda putra Merah Putih hanya mampu meraih medali perunggu melalui Fajar/Rian. Keduanya terhenti di semifinal oleh wakil Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol.
"Disamping itu (SEA Games merupakan sasaran antara), mereka (Fajar/Rian dan Wahyu/Ade) harus bisa mencapai target lah. Ini ada beregu dan perorangan, kita juga harus fokus di beregunya terutama," pungkas Herry.
Baca Juga: Juara Korea Open 2019, Rian Ardianto Dapat Pujian dari Pemain Jepang
SEA Games 2019 akan berlangsung di Filipina. Multievent dua tahunan negara-negara Asia Tenggara itu bakal bergulir pada 30 November hingga 11 Desember 2019.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar